[UPDATE] Tambahan Kasus Covid-19 di Bali Masih Didominasi Imported Case

    


Tim medis usai melakukan rapid test terhadap 232 PMI ABK kapal pesiar Voyager of the Seas di Pelabuhan Benoa Bali, Kamis (16/4/2020) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Pemutakhiran data pasien covid-19 pada Jumat, 24 April 2020, tercatat ada penambahan kasus positif 10 orang. Jumlah itu terdiri dari 6 kasus imported case dari pekerja migran dan 4 orang transmisi lokal.

Disebutkan Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bali Dewa Made Indra, secara akumulasi jumlah positif covid-19 di Bali sebanyak 177 orang.

Jumlah pasien sembuh sebanyak 57 orang. Kesembuhan bertambah 2 orang yakni, satu orang pekerja migran dan satu orang non pekerja migran.

“Jumlah pasien meninggal 4 orang,” kata Dewa Indra, Jumat, 24 April 2020.

Jumlah pasien positif dalam perawatan atau kasus aktif ada 118 yang tersebar di 12 rumah sakit, dan di lokasi karantina di Bapelkesmas serta Wisma Bima.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bali Dewa Made Indra - foto: Istimewa

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bali Dewa Made Indra – foto: Istimewa

Sementara, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bali melaporkan, kesiapan RSPTN Udayana yang akan digunakan sebagai laboratorium covid-19.

Laboratorium di RSPTN Unud itu untuk mendukung lab di RS sanglah yang saat ini telah melakukan tes dengan metode polymerase chain reaction (PCR).

“Selain itu diharapkan laboratorium Fakultas Kedokteran Warnmadewa dapat segera berfungsi juga,” kata Dewa Indra. (Way)







    




News

BERITA PILIHAN

    

Kembali ke Atas