Terlibat Tawuran, 7 Pelajar SMK di Purworejo Jalani Pembinaan

oleh
Para pelajar yang terlibat tawuran sedang mendapatkan pembinaan dari KBO Binmas Ipda Eko Purwanto, Jum'at (03/05/2024) pagi - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Dari kasus tawuran antar pelajar yang melibatkan dua SMK swasta di Purworejo pada pada Jum’at (19/04/2024) lalu di jalan raya Purworejo-Kemiri, tepatnya di Desa Seren, Gebang, yang mengakibatkan seorang pelajar mengalami pingsan dan 1 unit sepeda motor rusak, polisi berhasil mengamankan 12 pelajar.

Dari kejadian tersebut polisi juga berhasil beberapa barang bukti antara lain 1 buah celurit, 1 buah pedang, 3 unit sepeda motor, 1 buah flasdish berisi video kejadian dan 1 potong baju milik pelajar yang pingsan.

Kapolres Purworejo AKBP Eko Sunaryo mengungkapkan, dari hasil proses penyidikan, ada lima pelajar yang diduga melakukan tindakan pidana karena tanpa hak memiliki, menguasai, membawa atau menggunakan senjata tajam yang diatur Pasal 2 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan/atau secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang dan/atau benda yang diatur dalam Pasal 170 Ayat 2 ke 1 KUHP.

Kelima pelajar tersebut DAS, FF, RGP, IM dan MFC. Berdasarkan bukti yang cukup mereka ditetapkan sebagai tersangka dan saat dilakukan penahanan di Rutan Anak Kabupaten Purworejo.

“Dari 12 pelajar yang kami amankan, 5 diantaranya sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Sedangkan 7 lainnya sebagai saksi dan kami lakukan pembinaan,” jelas Kapolres, Jum’at (03/05/2024).

Ketujuh pelajar beserta orang tuanya mendapatkan pembinaan oleh KBO Binmas Ipda Eko Purwanto, Jum’at (03/05/2024) pagi. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar meraka tidak mengulangi tawuran kembali diwaktu mendatang.

KBO mengharapkan kepada para pelajar tersebut untuk lebih bijak lagi dalam bermedia sosial agar tidak terulang lagi kejadian serupa.

“Kami menyadari bahwa kalian masih jiwa muda, namun perlu mempertimbangkan ketika akan melakukan perbuatan yang kurang baik karena hal tersebut tentunya mempunyai konsekuensi hukum dan tentunya akan mempengaruhi masa depan kalian,” kata KBO Sat Binmas saat melaksanakan pembinaan.

Selain itu, KBO juga berpesan terhadap para orang tua pelajar untuk lebih meningkatkan lagi pengawasan terhadapt anak-anaknya jangan sampai salah memilih pergaulan. (Jon)