Siwo PWI Bali 8 Besar di Porwanas 2022 Berkat Emas Pebiliar Arix Pratama

    


Arix Pratama banjir bonus setelah menggondol medali emas dan perak di Cabor Biliar Porwanas PWI di Malang, Jawa Timur - foto: Yan Daulaka

KORANJURI.COM – Kontingen Siwo PWI Bali akhirnya finis di posisi 8 pada gelaran Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XIII/2022 yang berlangsung di Malang, Jawa Timur, 20-25 Nopember. Hasil ini adalah sebuah lompatan besar selama keikutsertan para jurnalis Bali dihajatan bergengsi nasional tersebut.

Di event khusus insan pers ini, Siwo PWI Bali meraih 2 medali yakni 1 medali emas dan 1 perak dari cabang olahraga biliar nomor single bola 8 dan 9. Adalah Hari Santoso atau yang biasa disapa Arix Pratama yang memborong kedua medali tersebut.

“Prestasi ini sebuah lompatan besar karena sepanjang keikutsertaannya di ajang ini PWI Bali belum pernah meraih medali emas,” ujar Ketua Siwo PWI Bali, Djoko Purnomo.

Dengan raihan 2 medali ini, maka Siwo PWI Bali bertengger di peringkat delapan. Sementara juara umum diraih PWI Jawa Barat dengan 10 emas, 6 perak, 4 perunggu, urutan kedua tuan rumah PWI Jawa Timur (7 emas, 3 perak 4 perunggu), peringkat ketiga PWI Kalimantan Tengah (3 emas, 2 perak, 3 perunggu).
Posisi keempat PWI Papua (2 emas, 2 perak), PWI Lampung posisi kelima (1 emas, 8 perak, 5 perunggu), Kalimantan Selatan urutan keenam (1 emas, 3 perak, 1 perunggu) dan peringkat ketujuh PWI Kepulauan Riau (1 emas, 1 perak, 1 perunggu).

Sukses Hari Santoso meraih 1 emas dan 1 perak dari cabor biliar sekaligus mengakhiri penantian 39 tahun Bali untuk meraih emas pertama sepanjang sejarah gelaran Porwanas, sejak Porwanas I tahun 1983 silam di Semarang, Jawa Tengah.

Di final bola 8, Arix Pratama meraih emas mengalahkan pebiliar tuan rumah Jatim Wetly Al Jufri di rumah biliar Lucky Pool & Cafe Jalan Brigjen Slamet Riyadi, Kota Malang.
Sayangnya dinomor bola 9, ia harus puas meraih perak setelah kalah dari pebiliar Kepulauan Riau (Kepri) Endang Kurniawan.

Sementara di nomor bola 10, Ari Pratama gagal meraih medali karena terhenti di babak 8 besar.
Cabor biliar memperebutkan 5 medali emas. Tuan rumah Jatim menjadi juara umum dengan torehan 2 emas, 1 perak dan 1 perunggu.
Kontingen Bali didampingi Ketua PWI Bali IGMB Dwikora Putra, tampil dalam Porwanas sebelumnya menargetkan dua emas dari cabor biliar.

”Biliar menjadi salah satu tumpuan kami meraih medali. Target emas terpenuhi. Semoga sukses biliar memacu cabor lain untuk meraih prestasi pada Porwanas selanjutnya,” ungkap Djoko Purnomo.

Ketua PWI Bali IGMB Dwikora Putra mengatakan, capaian ini patut disyukuri. Dengan persiapan dan bekal yang minim, Bali mampu menempati posisi 8 besar.
”Saya kira ini merupakan capaian luar biasa dan membanggakan. Apalagi kita mampu mencuri medali emas dan perak di cabor biliar,” ujar Dwikora Putra yang juga Pemimpin Redaksi Warta Bali ini.

Dwikora Putra menambahkan, sebagai Penanggung Jawab Kontingen Porwanas 2022 PWI Bali, pihaknya sangat bangga dan berterima kasih kepada kontingen dan atlet Bali yang sudah berjuang maksimal.

”Kami mengucapkan terimakasih kepada Bapak Gubernur Bali dan Pemprov Bali sudah men-support keikutsertaan Bali di Porwanas XIII/2022 Jawa Timur,” tandas pria yang dua periode memimpin PWI Bali tersebut.

Pada bagian lain, Ari Pratama mengaku dirinya lelah berlatih ekstra keras bersama kawan-kawan terbayar dengan torehan prestasi dan medali.

Bali pada cabor biliar diperkuat Ari Pratama, Ari Purboyo, dan I Made Miasa. Kontingen Bali sendiri turun di 5 cabor, yakni biliar, catur, futsal, tenis meja, dan tenis lapangan. Di cabor futsal, tim futsal Bali melangkah hingga 8 besar, dan gugur setelah kalah 1-11 dari Riau. (Yan Daulaka)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS