KORANJURI.COM – Sektretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan, partisipasi masyarakat dalam menyukseskan pemilu merupakan bentuk bela negara.
Demokrasi merupakan bagian dari perjuangan untuk menghasilkan pemimpin berkualitas yang akan memajukan bangsa.
Sikap bela negara bisa ditunjukkan individu melalui tanggung jawab dalam melaksanakan kewajiban masing-masing.
“Jadi, mereka yang sudah punya hak pilih tapi tak menggunakan haknya, sikap bela negaranya bisa dikatakan kurang,” kata Dewa Indra.
Sekda menghadiri Apel Bela Negara ke-75 di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Denpasar, Selasa, Desember 2023.
Dalam amanat yang dibacakan Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, Presiden Joko Widodo mengatakan, dunia akan menghadapi tantangan di masa mendatang dan tak terduga.
Ancaman yang muncul bukan hanya fisik tapi juga yang tak kasat mata seperti, pandemi, konflik global, revolusi teknologi hingga krisis iklim. Kondisi itu membawa dampak dan risiko ketahanan negara.
Presiden mengatakan, jiwa bela negara merupakan pilar utama dalam menghadapi situasi yang tak menentu. Bela negara bukan hanya tanggung jawab aparat pertahanan, tapi juga partisipasi masyarakat.
“Bela negara di Indonesia bukan hanya terkait aspek militer tapi harus lebih luas lagi, merangkul semua lapisan masyarakat dalam kehidupan sehari hari,” kata Jokowi dalam amanatnya.
Apel peringatan Bela Negara ke-75 melibatkan ASN Pemprov Bali, unsur TNI/Polri dan pelajar. (Way)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS





