KORANJURI.COM – Total pemudik yang melintasi selat Bali dari Pelabuhan Gilimanuk sudah mencapai 52.000 orang. Per hari jumlah penumpang mencapai 8.800 orang, dengan asumsi kenaikan sebanyak 60-70 persen.
Kapolda Bali Irjen Pol I Putu Jayan Danu Putra mengatakan, pelabuhan Gilimanuk menjadi titik krusial yang menjadi perhatian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Pihaknya meminta lonjakan penumpang bisa terurai sehingga tidak menyebabkan antrian panjang.
“Akan kita kerjakan bersama, jangan sampai peningkatan jumlah penumpang atau pemudik terlalu lama menunggu antrian,” kata Jayan Danu saat melakukan memantau arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk, Rabu, 19 April 2023.
“Kita sudah berkolaborasi mengatasi sistem yang ada, dalam kondisi sekarang sudah masuk kategori sangat padat,” tambahnya.
Untuk mengurai antrean pemudik roda dua dan kendaraan berukuran kecil ditampung terlebih dulu di terminal cargo yang ada di sekitar pelabuhan Gilimanuk. Jayan Danu menambahkan, disitu penumpang yang belum mendapatkan tiket juga bisa melakukan pembelian.
Meski dari pihak PT ASDP sendiri menyarankan agar pemudik membeli tiket penyeberangan secara online untuk menghindari antrian panjang.
“Apabila di pelabuhan Gilimanuk ini sudah ada pergerakan maka dari wilayah cargo tersebut akan disalurkan melalui kanalisasi sehingga mengurangi antrian di jalan raya,” kata Kapolda Bali.
Kepolisian juga meminta kapal pengangkut penumpang kembali dicek ulang terutama soal ketersedian life jacket dan pelampung.
Sementara, Gubernur Bali Wayan Koster yang juga melakukan pemantauan arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk menyoroti antrean kendaraan yang cukup lama.
Saat Wayan Koster menyapa sejumlah penumpang, mereka mengeluhkan waktu antrean bisa sampai 8-11 jam. Ada penumpang yang mulai berangkat pukul 23.00 WITA pada Selasa (18/4/2023), namun baru masuk kapal sekitar pukul 10.30 WITA Rabu (19/4/2023).
“Strategi yang diterapkan untuk mengantisipasi lonjakan ini sudah cukup baik, kapal yang disiapkan sebenarnya juga cukup. Hanya saja, lalu lintas di pelabuhan tidak memungkinkan karena (antrian) terlalu lama,” kata Koster.
“Kita semua berharap, para pemudik selamat sampai tujuan baik saat berangkat maupun baliknya nanti,” tambah Gubernur. (Way)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS
