Prodi PTO UMPurworejo Gelar FGD Link and Match 8+i Serentak di SMK PK

oleh
Kaprodi PTO UMPurworejo Dwi Jatmoko, M.Pd., (tengah) saat menjadi narasumber FGD di SMK Ma'arif Tegalrejo, Magelang, Selasa (14/11/2023) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Prodi PTO Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPurworejo) sebagai perguruan tinggi pendamping dalam progam SMK PK (Pusat Keunggulan), pada Selasa (14/11/2023) telah melakukan
Focus Group Discussion (FGD) di beberapa SMK PK secara serentak.

FGD sesi pertama digelar di SMKN 8 Purworejo, Selasa (14/11/2023) pagi dan dibuka oleh Kepala sekolah Wahyono, S.Pd.,M.Pd. Dalam kesempatan tersebut Wahyono berharap dengan FGD ini dapat memberikan gambaran langkah dan konsep dalam menjalankan program SMK PK pada tahap kedua.

Dilanjutkan dengan sambutan dari UMPurworejo selaku perguruan tinggi pendamping diwakili Dr. Suyitno, M.Pd. Suyitno menyampaikan bahwa selain pelaksanaan implementasi link and match 8+i, juga dilihat sejauh mana dampak bantuan SMK PK ini terhadap implementasi pembelajaran kurikulum merdeka di SMKN 8 Purworejo.

Usai pembukaan dilanjutkan dengan diskusi yang diawali pemaparan Waka Kurikulum, Roziq Faizin, S.Pd. Dari pemaparan tersebut dilanjutkan diskusi oleh tim pengelola SMK PK, kepala sekolah maupun Wakil kepala sekolah serta dunia industri yang diwakili Diki Febrianto, Head Manajer Training Center PT Bumen Redja Abadi Mitsubitshi Kebumen dan perguruan tinggi pendamping.

Dwi Jatmoko, M.Pd., selaku Kaprodi PTO UMPurworejo dan Ketua Tim Manajemen Perguruan Tinggi Pendamping (PTP) menjelaskan, dalam diskusi yang menarik tersebut didapatkan beberapa langkah-langkah dari implementasi pembelajaran Kurikulum Merdeka serta penguatan teaching factory sebagai pengembangan tahap kedua ini yang memang diharapkan harus berjalan semaksimal mungkin.

“Di jam yang bersamaan pula dilakukan FGD di SMK Ma’arif NU 1 Bener Purworejo yang didampingi Ketua Tim PTP Aci Primartadi, M.Pd., dengan dunia industri PT Mitsubishi Magelang yang diwakili Bapak Agus. Diskusinya sama, tentang implementasi link and match 8+i,” jelas Dwi Jatmoko.

Kegiatan FGD dilanjutkan di SMK Ma’arif NU Tegalrejo Magelang dari siang hingga sore. Dalam FGD ini dari UMPurworejo diwakili Dwi Jatmoko, M.Pd., serta dari dunia industri diwakili Diki Febrianto dari Mitsubishi PT Bumen Redja Abadi Mitsubitshi Kebumen.

Dalam diskusi ini, kata Dwi Jatmoko, diharapkan FGD ini mampu menjaring kelemahan maupun hambatan dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka khususnya di SMK PK. Dari dunia industri memberi masukkan kepada sekolah, bagaimana menjalankan konsep-konsep implementasi link and match 8+i dan pengembangan Teaching Factory.

Atas terlaksananya tiga FGD ini, Dwi Jatmoko selaku Kaprodi PTO UMPurworejo sangat mengapresiasi kepada seluruh SMK yang sudah menjalankan FGD. Dengan FGD yang sudah berlangsung semoga dapat memberi pencerahan dalam menjalankan program-program PK.

“Tentunya diharapkan dari dunia industri juga secara berkesinambungan untuk berkomunikasi dengan sekolah dalam rangka pengabdian di masyarakat khususnya di instansi pendidikan,” kata Dwi Jatmoko.

Bagi dua SMK yang masih belum menjalankan FGD ini, khususya SMK Ma’arif NU Kendal dan SMK Ma’arif NU Kajen Pekalongan, Dwi Jatmoko berharap agar dapat mempersiapkan segala sesuatunya terkait dengan pelaksana kurikulum operasional sekolah serta link and match 8+i.

Dwi Jatmoko mengungkapkan, sebelumnya telah dilakukan FGD di SMK Ma’arif NU Slawi, Tegal dengan mendatangkan narasumber Bapak Suhana dari Nasmoco Tegal.

FGD juga dilakukan di SMK Daya Wangsa Wonogiri, dengan narasumber dari Otomobil Yogyakarta dan di SMKN 3 Karanganyar, didampingi oleh Honda.

“FGD di ketiga SMK PK tersebut dilakukan di bulan Oktober-November,” pungkas Dwi Jatmoko. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS