Pertemuan IAPA 2019 Bahas Reformasi Birokrasi di Era Digital

    


Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Dwi Wahyu Atmaji di Kuta, Senin, 11 November 2019 - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Kecepatan pelayanan publik menjadi penentu dalam mencapai reformasi birokrasi. Keinginan masyarakat untuk mendapat pelayanan prima harus direspons pemerintah dengan melakukan adaptasi pada pola birokrasi

Hal itu dikatakan, Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Dwi Wahyu Atmaji di Kuta, Senin, 11 November 2019. Menurut Dwi Wahyu, transformasi pemerintah dilakukan pada berbagai aspek dan area pemerintahan, utamanya adalah pada aspek organisasi dan sumber daya manusia (SDM).

“Transformasi pemerintahan mutlak akan melibatkan peran teknologi komunikasi dan informasi atau ICT untuk mengubah cara pemerintah menyelenggarakan pemerintahan dan pelayanan publik kepada masyarakat,” jelas Dwi Wahyu.

Menurutnya, untuk mewujudkan pemerintah yang transformatif menjadi tantangan besar yang dihadapi negara. Karena itu, melalui konferensi gabungan yang melibatkan sejumlah negara dan akademisi itu, terjadi dialog dan bertukar informasi terkait reformasi birokrasi yang telah dilakukan di setiap negara.

Menurut Dwi Wahyu, Indonesia telah melewati perjalanan 10 tahun reformasi birokrasi. Dalam satu dasawarsa itu telah terlihat perubahan besar dalam reformasi birokrasi diantaranya yakni, penerapan sistem IT dalam birokrasi pemerintahan. Dengan demikian, informasi yang diberikan bersifat transparan dan mudah diakses oleh masyarakat.

“Termasuk, perubahan mindset dalam pengelolaan anggaran yang mengedepankan akuntabilitas dan transparansi,” kata Dwi Wahyu.

Penetapan sistem pemerintahan yang masif, juga menjadi pencapaian reformasi birokrasi yang dilakukan Indonesia dalam 10 tahun terakhir. Inovasi pelayanan publik yang semakin mengarah pada kecepatan pelayanan dan peningkatan integritas aparatur.

Annual Conference of the Indonesian Association of Public Administration (IAPA) 2019 di Bali, merupakan wadah untuk mendiskusikan dan memperdebatkan tren terkini terkait Administrasi Publik. Para akademisi, peneliti, praktisi atau perumus kebijakan, mahasiswa, dan pemangku kepentingan ikut dilibatkan dalam konferensi tersebut.

Diskusi tersebut fokus mengupas reformasi birokrasi di era digital. Termasuk, tema futuristik seperti, kecerdasan buatan dan masa depan pemerintahan.