KORANJURI.COM – Memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) tahun 2024, Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo melakukan serangkaian kegiatan, diantaranya dengan tebar benih ikan di Saluran Irigasi Kedung Putri Boro.
Secara simbolis, tebar benih ikan dilakukan Pjs Bupati Purworejo Endi Faiz Effendi SPi MA, Jum’at (15/11/2024), dalam peringatan HCPSN tahun 2024 yang dipusatkan di Bendung Kedung Putri di Desa Trirejo, Kecamatan Loano. Sebanyak 5 ribu benih ikan ditebar pada kesempatan tersebut.
Dalam sambutannya, Pjs Bupati Purworejo menyebut, peringatan HCPSN bertujuan untuk meningkatkan kepedulian, perlindungan, pelestarian puspa dan satwa nasional serta menumbuhkan dan meningkatkan akan pentingnya puspa dan satwa dalam kehidupan.
“Setiap tahun telah ditetapkan jenis puspa dan satwa yang menjadi ikonik pada waktu tersebut, sebagai jenis yang memerlukan upaya konservasi melalui kampanye dan edukasi terhadap masyarakat luas,” ujar Pjs Bupati.
Kata Bupati, kegiatan peringatan HCPSN tahun 2024 mengusung tema “Harmoni Suara dan Alam Indonesia Untuk Masa Depan Berkelanjutan”. Maskot HCPSN tahun 2024 sesuai dengan tema yang dimaksud diantaranya yaitu maskot puspa adalah Anggrek Hantu. Sedangkan maskot satwa adalah Burung Cica Daun Besar.
Dengan memahami Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional diharapkan ada gerakan nyata, untuk melestarikan alam dan lingkungan. Salah satu aksi nyata dalam melestarikan lingkungan yaitu menjaga ekosistem air dengan melakukan tebar benih ikan.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produksi ikan, menciptakan kemandirian pangan di daerah dan mensukseskan Program Gemar Makan Ikan,” kata Pjs Bupati Purworejo.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo Wiyoto Harjono, ST menyampaikan, bahwa maksud dan tujuan kegiatan tebar benih ikan pada
Peringatan HCPSN untuk melestarikan ekosistem air untuk masa depan berkelanjutan.
“Selain tebar benih ikan, pada peringatan HCPSN ini juga ada penyerahan penghargaan Sekolah Adiwiyata Kabupaten Purworejo Tahun 2024 kepada 5 sekolah/madrasah dan penyerahan penghargaan ProKlim kategori Pratama kepada 3 Desa,” jelas Wiyoto.
Selain dihadiri jajaran Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan, pada peringatan HCPSN ini juga dihadiri Kepala Dinperkimtan, Kepala Dindikbud, jajaran Forkopimca Loano, kepala desa/kelurahan penerima penghargaan Kampung Iklim, Tim Pembina GPBLHS, Tim Penilai Sekolah Adiwiyata, Kepala sekolah/madrasah penerima penghargaan Sekolah Adiwiyata tingkat kabupaten dan sejumlah tamu undangan lainnya. (Jon)





