Orkestra Jazz Asal Bandung, Salamander Big Band Buka Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026

oleh
Pembukaan Sthala Ubud Village Jazz Festival (UVJF) 2026 - foto: Ist.

KORANJURI.COM – Sthala Ubud Village Jazz Festival (UVJF) 2026 dibuka oleh penampilan Salamander Big Band, Jumat (7/8/2026). Orkestra jazz asal Bandung itu tampil dengan personel jumbo sekitar 27 musisi dalam satu panggung.

Pembukaan berlangsung singkat di Giri Stage, panggung dengan daya kelistrikan dipasok oleh solar panel. Listrik panel surya itu juga untuk mendukung charging station untuk pengunjung festival.

Devy Ferdianto founder Salamander Big Band mengungkap tantangan memboyong personel dalam jumlah besar untuk tampil di Bali.

“Tidak mudah untuk menghadirkan ke Bali, karena hanya saya yang tinggal di Bali dan kru yang lain semua berada di Bandung,” kata Devy dalam konferensi pers, Kamis (30/7/2026) lalu.

Salamander Big Band tampil dalam dua kali pertunjukan, 7-8 Agustus 2026. “Dan saya kira ini layak untuk festival yang dibentuk susah payah,” ujar Devy.

Hari pertama pertunjukan berlangsung di tiga area panggung yang saling terhubung yakni, Giri Stage, Subak Stage yang terletak di tepi sungai dan panggung komunitas untuk penampilan disc jockey bernuansa jazz.

SUVJF tahun ketigabelas ini, untuk pertama kalinya menghadirkan pameran seni rupa sebagai bagian resmi dari festival.

Pameran berjudul ‘Second Life: An Exhibition of Found Materials & Upcycled Art’. Pameran ini dikurasi oleh kolektif Kala Patha dan menampilkan karya 8 seniman kontemporer.

Seniman rupa yang tampil adalah, Ayu Murniati, Defina Sumardji, Ediwe, I Komang Adiartha, Modjo, Nyoman Handi Ya, Skinner Ohrami, dan Sofiya Shukhova.

Karya-karya yang ditampilkan mengolah barang bekas, material daur ulang dan bahan sisa industri. (Way)