KORANJURI.COM – SMK Kesehatan Purworejo memiliki program ‘Bincang Alumni’, yang diinisiasi BK (Bimbingan dan Konseling). Dalam Bincang Alumni ini, sekolah menghadirkan alumni yang sudah sukses, baik itu di bidang pekerjaan, pendidikan ataupun wirausaha.
Dalam Bincang Alumni kali ini, Sabtu (14/01/2023) SMK Kesehatan Purworejo menghadirkan narasumber alumni yang sudah sukses melanjutkan kuliah di berbagai perguruan tinggi baik negeri maupun swasta.
Dibuka oleh Kepala SMK Kesehatan Purworejo Nuryadin, S.Sos., M.Pd., Bincang Alumni diikuti oleh semua siswa dari kelas XII, dari jurusan keperawatan dan farmasi.
Menurut Nuryadin, adanya program Bincang Alumni ini, merupakan bagian dari komitmen sekolah untuk mendukung atau mewujudkan motto sekolah, bahwa profil lulusan SMK Kesehatan Purworejo siap kerja siap kuliah, siap bekerja sambil kuliah.
“Dimana anak-anak diberikan pilihan, pasca lulus mau kerja apa kuliah, atau bekerja sambil kuliah,” ungkap Nuryadin di sela kegiatan.
Dengan menghadirkan narasumber yang merupakan kakak-kakak kelasnya yang sudah berhasil melanjutkan kuliah baik di perguruan tinggi negeri maupun swasta, kata Nuryadin, sekalian untuk untuk menampung anak-anak yang pengin kuliah, baik itu melalui program KIP, Bea Siswa, reguler maupun bayar penuh.
“Dalam hal ini SMK Kesehatan Purworejo sudah melakukan MoU dengan beberapa perguruan tinggi dalam program bea siswa, antara lain dengan Universitas Muhammadiyah Purworejo, UNY, Unimugo dan perguruan tinggi lainnya,” terang Nuryadin.
Fauziah Rahmawati, M.Pd., selaku guru BK menyebut, tujuan dari Bincang Alumni tersebut untuk sharing pengalaman kepada siswa kelas XII, agar mereka lebih paham lagi dan bisa memberikan gambaran seperti apa dunia perkuliahan, jurusan-jurusannya serta jalur masuknya untuk kuliah.
“Kita datangkan 15 alumni yang sudah melanjutkan kuliah di universitas negeri maupun swasta, baik yang melalui jalur beasiswa maupun non beasiswa serta KIP dan non KIP. Mereka beberkan strategi bisa tembus universitas sesuai impian,” terang Fauziah.
Harapannya, kata Fauziah, siswa lebih paham lagi yang tadinya bingung mau melanjutkan kuliah dimana, sekarang sudah punya gambaran mau melanjutkan kuliah dimana lewat jalur mana dan mengambil jurusan apa.
“Tahun lalu ada 25 persen siswa kami yang melanjutkan kuliah. Ada peningkatan dibanding tahun sebelumnya yang hanya 10 persen. Diharapkan lebih banyak lagi untuk tahun ini yang bisa melanjutkan, khususnya di bidang kesehatan,” jelas Fauziah.
Bincang Alumni berlangsung seru. 15 alumni yang hadir menceritakan pengalamannya masing-masing, hingga mereka bisa melanjutkan ke bangku kuliah. Para peserta yang merupakan siswa kelas XII tampak antusias mengikutinya. Terjadi interaksi selama kegiatan berlangsung, yang ditandai dengan tanya jawab antara peserta dan narasumber.
Ke 15 alumni ini, Bima (UNY), Selfy (Unsoed), Anggita (PNJ), Galuh (UIN Jakarta), Bintang (UIN Salatiga), Lilis (Unimugo), Deva (Unjaya), Intan (STIKES Wira Husada), Wahyu (Polkesta), Sofi, Asti (Polkesyo), Maisya, Dwi Set, Salma, Tiara (Polkesmar). (Jon)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS





