Mancing Bareng, Jadi Wahana Edukasi Warga Jaga Kebersihan Sungai

    


Puluhan warga RT 02 RW 02 Kelurahan Kledung Karangdalem antusias mancing bareng di sungai setempat, Minggu (07/08/2022) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Puluhan warga berbagai kalangan kompak mancing bareng di saluran sungai yang melintasi wilayah RT 02 RW 02 Kelurahan Kledung Karangdalem, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo, Minggu (07/08/2022) pagi.

Selain untuk menyambut dan menyemarakkan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, even tersebut digelar sebagai wahana edukasi warga untuk menjaga kebersihan sungai dan menguatkan kerukunan bermasyarakat.

Mancing bareng berlangsung seru selama lebih kurang 3 jam. Lebih dari 60 warga berbondong-bondong mendatangi lokasi. Sebagian orang tua tampak mengajak anak-anaknya untuk turut memancing ikan lele yang disediakan oleh panitia. Tampak berada di tengah-tengah warga antara lain Ketua KPU Purworejo, Dulrokhim, yang juga tercatat sebagai warga setempat.

Ketua RT 02, Istingal Aji, menyebut panitia sengaja mengemas even tersebut dengan konsep mancing bareng, bukan lomba mancing. Konsep itu dipilih untuk lebih merekatkan kerukunan dan kebersamaan.

“Jadi ini bukan lomba, tapi mancing bareng. Tujuannya agar warga bisa bertemu dalam suasana kekeluargaan yang penuh kegembiraan,” sebutnya.

Kendati bukan lomba, seluruh peserta tampak antusias untuk menunjukkan keterampilan memancingnya di sungai yang telah dibersihkan sebelumnya tersebut.

Ada ratusan ekor lele dumbo yang ditebar panitia dan beberapa di antaranya merupakan ikan maskot yang diberi tanda pita khusus. Setiap peserta yang mendapatkan ikan maskot akan menerima penghargaan atau doorprize.

“Jadi konsep kita ini gotong-royong. Peserta hanya cukup membayar kontribusi pendaftaran Rp5 ribu, tapi ikan yang diperoleh bisa dibawa pulang untuk dimasak,” jelasnya.

Lebih lanjut Istingal Aji mengungkapkan bahwa mancing bareng merupakan salah satu acara yang digelar untuk menyambut dan menyemarakkan HUT ke-77 Kemerdekaan RI.

Selain mancing, terdapat sejumlah even yang bertujuan untuk menguatkan kerukunan dan mengedukasi masyarakat, mulai dari olahraga hingga seni dan budaya.

“Untuk mancing bareng ini kita ingin meningkatkan kesadaran warga, khususnya anak-anak, bahwa jika sungai bersih, maka akan banyak ikannya dan bisa dipancing. Kita juga ingin mengedukasi agar warga tidak menangkat ikan dengan setrum atau lainnya, tapi dengan pancing itu justru lebih asyik,” ungkapnya.

Salah satu peserta, Daryadi, mengaku senang dengan adanya mancing bareng. Selain menjadi media rekreasi yang murah, even tersebut menjadi wahana rekreasi bagi kedua anaknya untuk menjaga kebersihan sungai.

“Anak-anak sangat senang karena bisa bertemu teman-temannya. Dengan memancing ini anak-anak juga berlatih tentang kesabaran dan jadi tahu bahwa ada banyak hal yang lebih menarik dari permainan gadget,” ujarnya. (Jon)