KORANJURI.COM – Pria berkewarganegaraan Ukraina yang menjalankan praktik pijat ala spa di Bali mendapatkan sanksi dideportasi. Pria berinisial Victor Bravo (VB/29) mendapatkan pelanggan melalui akun Instagram illegally_good_massage.
Ia juga mengupload aktifitas massage di akun media sosial miliknya. Aktifitas ilegal dari warga asing itu dilaporkan oleh warga yang datang langsung ke Imigrasi. Pelapor tidak memviralkan praktik pijat ilegal yang dijalankan Victor Bravo.
“Dari penyelidikan oleh tim, diketahui bahwa yang bersangkutan mengupload aktifitasnya sebagai di akun IG illegally_good_massage, pengelolanya adalah dia sendiri,” kata Kepala Kanwilkumham Bali Anggiat Napitupulu, Senin (17/4/2023).
Victor Bravo masuk ke Indonesia melalui Bandara Ngurah Rai Bali pada 4 Februari 2023 dengan menggunakan visa investor. Kepala Kantor Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai Sugito mengatakan VB menyalahgunakan ijin tinggal untuk bekerja.
Seperti diketahui, orang asing pemegang ijin investasi di RI boleh melakukan kegiatan investasi sesuai peraturan yang berlaku di Indonesia. Sugito mengatakan, warga Rusia itu ingin mendirikan rumah spa di Bali tapi belum mendapatkan tempat yang sesuai keinginannya untuk berbisnis.

“Inilah yang dilarang. Kalau investor ya silahkan berinvestasi tapi bukan bekerja self employee, bukan self employee yang kita inginkan,” kata Sugito.
“Investasi yang dia lakukan sampai sekarang tidak ada bentuknya. Dia sudah dua bulan di Bali tapi tidak jelas investasinya malah melakukan kegiatan ilegal,” tambahnya.
Dalam menjalankan kegiatan ilegal itu, VB tidak menentukan tarif tertentu. Tarif bisa sesukanya. Lokasi untuk memijat juga tergantung keinginan pelanggannya.
“Tarif sangat fluktuatif, susah kita mendapatkan angka kepastiannya,” kata Sugito.
Sementara, statistik kedatangan orang asing yang merupakan 3 besar yakni, Australia, India dan Rusia. Statistik itu tercatat di bulan Januari dan Februari 2023. Sedangkan di bulan Maret adalah, Australia, India dan Singapura.
“Orang asing yang datang ke Bali per hari tercatat 13.500 hingga 14.000, maka potensi kunjungan orang asing akan meningkat,” kata Sugito. (Way)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS





