KORANJURI.COM – Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Abdul Kadir Jailani mengatakan, kerjasama ekonomi Indonesia-Afrika mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.
Kerjasama dilakukan untuk berbagai sektor seperti ekspor vaksin di 41 negara Afrika, pembuatan pabrik mie instan hingga ekspor di bidang pertanian.
BACA JUGA
BSSN Gelar Operasi Siber dan Sandi Amankan Forum Pertemuan Tingkat Tinggi di Nusa Dua
Dalam forum penguatan ekonomi Indonesia Africa Forum (IAF) Ke-2, kata Abdul, terjadi sejumlah kesepakatan bisnis mencapai USD3,5 miliar atau naik 600 persen. Pada pertemuan di tahun 2018, kesepakatan bisnis tercapai sebesar USD568 juta.
“Hubungan politik Indonesia Afrika sudah terjalin sejak 1955. Kita rubah persepsi tentang Afrika. Afrika bukan lagi soal kemiskinan, bukan konflik, tapi sesuatu yang telah berubah,” kata Abdul di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Bali, Minggu, 1 September 2024.
Dikatakan Abdul, sejumlah kesepakatan yang terjadi dalam forum tahun ini diantaranya, pengembangan Geothermal antara PT PLN bersama Tanesco Tanzania, dan kerjasama transfer teknologi kesehatan antara Bio Farma dengan Atlantic Life Science Gana.
BACA JUGA
BSSN Gelar Operasi Siber dan Sandi Amankan Forum Pertemuan Tingkat Tinggi di Nusa Dua
Kerjasama di bidang industri farmasi itu, kata Abdul, dibutuhkan oleh negara-negara di Afrika terutama transfer keahlian teknologi farmasi yang dimiliki oleh Indonesia.
“Tahun ini jumlah kesepakatan lebih banyak, termasuk bidang kedirgantaraan tentang pembelian dan perawatan pesawat oleh Kongo dan Senegal,” kata Abdul.
Menurut Abdul, forum tahun ini menjadi pengejawantahan Bandung Spirit yang secara khusus menitikberatkan pada kolaborasi ekonomi.
Sementara, Deputi Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Kementerian PPN/Bappenas Bogat Widyatmoko mengatakan, kehadiran peserta mencapai 1.450 orang.
Dia mengatakan, jumlah kehadiran peserta itu memberikan trickle down effect hingga Rp100 milyar.
“Kalau diasumsikan per orang menghabiskan Rp5 juta untuk tiga hari, perputaran uangnya mencapai Rp100 milyar, itu asumsi paling sedikit,” kata Bogat. (Way)





