KORANJURI.COM – Sejumlah negara mengikuti pertemuan dunia federasi pengadaan barang dan jasa. Dalam hal ini, Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI) menjadi tuan rumah.
Pembina IAPI Sonny Dwi Susanto menjelaskan, world summit itu dihadiri oleh pembicara dari 4 benua yakni, Eropa, Afrika, Asia Pasifik dan Amerika.
“Disini kita bisa berbagi ilmu dan bisa menumbuhkan perekonomian terutama Bali,” kata Sonny di Kuta, Bali, Rabu, 19 Oktober 2022.
Roni menambahkan, Indonesia diperkirakan mencapai masa keemasan di tahun 2045. Pada masa itu pula, Indonesia akan berada di urutan keempat dunia dibawah India. Di posisi pertama Amerika dan kedua China.
Posisi tersebut, menurut Sonny menguntungkan Indonesia dari sisi sumber daya manusia. Seharusnya, Indonesia mampu mengemas SDM itu sebagai pelaku ekonomi.
“Jadi bukan jadi pasar saja tapi juga pelaku. Itu yang dilakukan Korea 20 tahun lalu, dengan dukungan penuh dari pemerintah negara itu,” ujarnya.
Sonny berharap, potensi besar itu jangan sampai dilewatkan. Menurutnya, Indonesia seharusnya mampu menjadi pelaku pengadaan barang dan jasa untuk negara lain.
“Atau setidaknya, potensi nasional itu untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri sendiri, nanti kalau sudah bagus kita bisa suplai keluar,” ungkapnya demikian.
Indonesia Procurement Forum & Expo (IPFE) 2022 diadakan mulai 18−20 Oktober 2022. Acara dibuka oleh Gubernur Bali Wayan Koster.
Sonny mengatakan, Kepala LKPP dan Ketua Umum IAPI menunjukkan pentingnya sinergitas antara Pemerintah Daerah, Pusat dan Organisasi Profesi Ahli Pengadaan Barang/Jasa. (Way)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS





