Gubernur: Ada 16 Persyaratan yang Dipenuhi Sebelum Divaksin

    


Gubernur Bali Wayan Koster pertama yang menerima vaksin covid-19 di Rumah Sakit Bali Mandara, Kamis, 14 Januari 2021 - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Gubernur Bali Wayan Koster menjadi orang pertama di Bali yang menerima vaksin covid-19 di Rumah Sakit Bali Mandara, Kamis, 14 Januari 2021. Setelah Gubernur disusul oleh Kapolda Bali Irjen Pol I Putu Jayan Danu Putra.

Imunitas kelompok dengan pemberian vaksin itu, kata Gubernur, menjadi bagian dari upaya Pemerintah untuk memulihkan kembali kondisi Bali yang terpuruk akibat pandemi. Koster mengatakan, upaya memerangi covid-19 tidak boleh kendor.

“Tujuannya untuk menumbuhkan kekebalan dalam tubuh, memperkecil resiko penularan, tentu kita berharap agar pandemi covid-19 di Bali dan Indonesia segera berakhir,” jelas Gubernur, Kamis, 14 Januari 2021.

Bali mendapatkan prioritas dari pemerintah pusat dalam hal vaksinasi. Gubernur mengatakan, Bali merupakan destinasi wisata dunia yang harus segera dipulihkan agar kehidupan pariwisata segera pulih. Vaksinasi di Bali ditargetkan mencapai 70 persen dari populasi penduduk.

Secara serempak, vaksinasi di Bali dilakukan di jajaran pemerintahan Provinsi Bali, Kabupaten Badung, Kota Denpasar, dan Kabupaten Gianyar. Dikatakan Koster, di tiga kabupaten itu, peningkatan angka covid-19 cukup tinggi.

“Hari berikut akan diikuti oleh Kabupaten lainnya,” jelas Koster.

Untuk mengikuti vaksinasi, ada sejumlah tahapan yang harus dipenuhi. Koster menjelaskan, sesuai prosedurnya, ada 16 persyaratan yang semuanya harus terpenuhi. Setelah vaksinasi dilakukan, peserta juga harus diobservasi oleh petugas medis selama 30 menit.

“Saya dengar satu saja dari 16 persyaratan itu tidak terpenuhi, itu tidak boleh mengikuti vaksinasi,” jelasnya. (Way)