Golkar Bali Satu Suara Usung Bahlil Lahadalia jadi Ketum Golkar, Bukan Gibran

oleh
Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali I Nyoman Sugawa Korry - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – DPD Golkar Bali enggan menanggapi rumor yang menyebut Gibran Rakabuming Raka bakal menggantikan Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Golkar yang mengundurkan diri.

“Kita enggak mengomentari yang lain,” jawab singkat Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali I Nyoman Sugawa Korry usai mengikuti upacara HUT Ke-66 Provinsi Bali, Rabu, 14 Agustus 2024.

Namun, Sugawa Korry menegaskan, kader Golkar Bali sudah membahas sosok calon Ketua Umum yang akan disampaikan dalam Munas Golkar pada 20 Agustus 2024 mendatang.

Menurut Sugawa Korry, Golkar Bali sepakat mengusung satu nama untuk diusulkan sebagai Ketua Umum nantinya. Namun, pihaknya sengaja tidak mengumumkan ke publik.

Di sisi lain, Sugawa Korry tak menampik bahwa inisial nama calon Ketua Umum Partai Golkar adalah Bahlil Lahadalia.

“Ya pak Bahlil. Pertimbangannya ya kepemimpinan beliau, kapasitas beliau, itu saja.

Terkait dengan keputusan Airlangga Hartarto mundur sebagai Ketua Umum Partai Golkar, Sugawa Korry menghormati keputusan tersebut.

Ia memberikan alasan, Mengko Bidang Perekonomian itu memikirkan kepentingan yang lebih besar. Jadi, kata Sugawa Korry, keputusan mundur itu tidak menjadi persoalan bagi kader partai berlambang Pohon Beringin itu, khususnya di Bali.

“Golkar kan sudah terbiasa seperti hal ini dan dilakukan dengan mekanisme yang ada,” ujarnya.

Dirinya berharap, situasi di Bali tetap kondusif dan kader Golkar tetap meningkatkan prestasi yang telah dicapai. (Way)