Gandeng LPPM UMP, Forum PKB Purworejo Adakan Pelatihan Menulis Best Practice bagi Guru

    


Pembukaan Pelatihan Menulis Best Practice bagi Guru, Rabu (14/09/2022), hasil kerja sama Forum PKB Kabupaten Purworejo dengan LPPM UMP - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP), Forum Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (FPKB) Kabupaten Purworejo mengadakan Pelatihan Menulis Best Practice bagi Guru.

Dibuka secara resmi oleh Ketua MKKS SMK, Budiyono, S.Pd.,M.Pd., Rabu (14/09/2022), pelatihan Menulis Best Practice yang diikuti 131 peserta ini menghadirkan tiga narasumber dari LPPM UMP, Dr. Suyitno, M.Pd., Dr. Riawan Yudi P, S.Si., M.Pd., dan Dr. Yuli Widiono, M.Pd, bertempat di aula SMKN 1 Purworejo.

Dijelaskan oleh Purwanto, S.Pd., Ketua Forum PKB Purworejo, para peserta selain guru, juga beberapa kepala sekolah dari berbagai SMK negeri se Purworejo yang sudah berstatus PNS. Mereka akan mengikuti pelatihan selama lima hari, secara luring dan daring.

“Dalam pelatihan ini, pengalaman terbaik yang pernah dilakukan guru, baik itu dalam mengajar siswanya atau mungkin membuat suatu gebrakan di sekolah, nanti dibuat atau disusun dalam bentuk karya tulis,” jelas Purwanto.

Tujuannya, kata Purwanto, pihaknya ingin menjembatani guru-guru SMK se Purworejo, karena sesuai PermenRB dan Permendiknas yang berkaitan dengan angka kredit, guru dituntut mempunyai pengembangan diri dan juga memiliki karya ilmiah .

Harapannya nanti, setelah mereka mengikuti pelatihan dan bisa menghasilkan karya tulis, kenaikan pangkatnya akan lebih lancar. Dibanding dulu, karya tulis ini merupakan syarat wajib, sebagai salah satu syarat bagi golongan tertentu naik ke golongan tertentu.

“Dengan Forum PKB dibentuk, pelatihan bisa diadakan di dalam kota, jadi tidak perlu jauh-jauh, sehingga semakin dekat semuanya. Dari segi waktu dan tempat bisa terjangkau,” terang Purwanto.

Dipilihnya LPPM UMP untuk kerjasama ini, menurut Purwanto, karena kalau Forum PKB saja penyelenggaranya, akan kurang berfungsi. Karena untuk pengembangan diri tidak semua lembaga bisa melaksanakan Diklat. Salah satu yang memungkinkan untuk diajak bekerja sama, LPPM di suatu universitas.

“Kebetulan kita sudah menggandeng dengan LPPM di UMP,” ujar Purwanto.

Disampaikan pula, bahwa Forum PKB di Kabupaten Purworejo berdiri tahun 2021 lalu, dan memilki motto ‘Satu Sertifikat Satu Karya Tulis dalam Satu Tahun’. Anggotanya, semua guru dan kepala sekolah SMK Negeri se Purworejo yang sudah PNS.

Dari pelatihan pertama tahun 2021 tentang PTK (Penilaian Tindakan Kelas), cerita Purwanto, sudah menghasilkan karya, namun tidak maksimal, karena baru berjalan 10-12 persen dari peserta pelatihan. Untuk kali ini diharapkan 50 persen dari peserta bisa menghasilkan karya, karena relatif lebih mudah.

“Guru harus punya karya tulis, karena ini sudah tahun kedua ya. Memang guru difasilitasi, satu sertifikat yang nanti angka kreditnya satu, dari pelatihan. Kalau nanti karya tulisnya itu bisa gol, nilai angka kreditnya dua,” kata Purwanto.

Menurutnya pula, setelah mengikuti pelatihan, nantinya akan ada tugas. Dalam pertemuan pertama ini paling tidak peserta memahami BP(Best Practice), sudah memiliki judul dan latar belakang di Bab 1. Tugas ini nantinya diteliti Tim PKB masing-masing sekolah.

“Sebenarnya kesulitan dalam membuat karya tulis ini tak ada . Hanya harus ada perubahan mindset. Dan adanya Forum PKB ini, Purworejo yang mengawali,” pungkas Purwanto. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS