Diterpa Rumor Ijasah Palsu, LLDIKTI: Ijasah Akper Pemkab Purworejo Absah

oleh
Wahidin, S.Kep, Ms, M.Kep, saat mewisuda mahasiswa D3 Akper Pemkab Purworejo angkatan ke XV - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Teka teki akan keabsahan ijasah D3 Keperawatan yang dikeluarkan Akper Pemkab Purworejo, yang selama ini menjadi polemik, terjawab sudah.

LLDIKTI (Lembaga Layanan Direktorat Pendidikan Tinggi) wilayah VI Jateng, melalui Ngadiyanto, ST, M.Kom, dari bagian kelembagaan menyatakan, bahwa ijasah D3 Keperawatan yang dikeluarkan oleh Akper Pemkab Purworejo, sah.

Hal itu disampaikan Ngadiyanto dalam sambutannya, pada acara Wisuda mahasiswa Akper Pemkab Purworejo angkatan ke XV, Kamis (7/11), di Ballroom Hotel Plaza Purworejo.

“Sesuai penjelasan LLDIKTI, berdasarkan laporan PDPT (Pangkalan Data Pendidikan Tinggi), bahwa pendidikan yang berjalan di Akper Pemkab Purworejo sudah sesuai jalur. Sehingga ijasah yang dikeluarkan juga sah,” ungkap Wahidin, S.Kep, Ms, M.Kep, Direktur Akper Pemkab Purworejo, Selasa (12/11/2019).

Untuk mengecek keabsahan ijasah, dengan melihat nomor PIN (Penomoran Ijasah Nasional), dan Sistem Verifikasi Ijazah secara Elektronik (SIVIL). SIVIL, kata Wahidin, merupakan sistem verifikasi ijazah online yang terintegrasi dengan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD Dikti), sehingga keabsahan seorang lulusan akan diverifikasi konsistensinya dengan riwayat proses pendidikan di perguruan tinggi dan pemenuhan atas standar nasional pendidikan tinggi.

“Untuk mengeluarkan ijazah, harus mengajukan PIN ke negara, kemudian disetujui, barulah keluar PIN. Kalau kita illegal, pasti ditolak,” ujar Wahidin.

Salah satu syarat legalitas ijin operasional penyelenggaraan pendidikan, kata Wahidin, adanya akreditasi yang dikeluarkan Lembaga Akreditasi Nasional. Dalam hal ini, D3 Akper Pemkab Purworejo terakreditasi B.

“Bahkan Dari LLDIKTI sendiri sangat mendukung Akper Pemkab Purworejo untuk segera menjadi STIKES,” ujar Wahidin.

Hal itu berdasarkan, dari berbagai penilaian sesuai indikator yang ada, kata Wahidin, diantaranya sarana dan prasarana serta SDM, Akper Pemkab Purworejo layak menjadi STIKES. Berbagai prodi bisa dibuka di sini. Arahnya, jelas Wahidin, S1 Keperawatan dan S1 Manajemen Rumah Sakit.

Lebih jauh Wahidin menjelaskan, dalam wisuda tersebut, diberikan beasiswa dan bantuan pendidikan untuk 28 orang. Tiga wisudawan terbaik angkatan XV diraih, Mitha Amelia Putri, IPK 3,69, Yuli Ani, IPK 3,54, dan Neli Qoniah, IPK 3,53. (Jon)