Dewan Baru Purworejo Soroti Tingginya Angka Kematian Bumil

    


Rani Summadiyaningrum, S.Farm, Apt, anggota DPRD Kabupaten Purworejo dari Partai Golkar - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Angka kematian ibu dan bayi di Purworejo yang masih terbilang tinggi, menjadi keprihatinan tersendiri buat Rani Summadiyaningrum, S.Farm, Apt, anggota DPRD Kabupaten Purworejo dari Partai Golkar.

Rani Summadiyaningrum, yang akrab dipanggil Nonik ini, baru dilantik pada Rabu (14/8) lalu. Meski kelengkapan dewan belum terbentuk, Nonik berharap dirinya bisa masuk komisi D (Kesejahteraan Rakyat), yang didalamnya membidangi kesehatan, sesuai disiplin ilmunya.

“Saya akan fokuskan pada pentingnya kesehatan bagi ibu hamil. Kepedulian kesehatan akan hal ini masih rendah,” ujar Nonik, anggota DPRD dari Dapil IV Purworejo ini, Jum’at (16/8).

Untuk mengurangi angka kematian ibu dan bayi ini, Nonik akan melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat, tentang pentingnya kesehatan bagi ibu Hamil (Bumil). Artinya, ada langkah-langkah yang harus dilakukan saat seorang ibu tengah hamil, semisal cek darah, HB, pemenuhan gizi selama hamil, maupun urine.

Hal ini, terang Nonik, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan saat melahirkan, semisal, HB rendah hingga mengakibatkan pendarahan, keguguran, atau kelainan yang terjadi pada bayi, semisal bayi lahir prematur, berat badan kurang normal, animea, dan mengalami stunting atau kerdil. 

Tujuannya, ungkap Nonik, jika seorang ibu yang lagi hamil dalam kondisi sehat, juga bayi yang ada di kandungan sehat, maka saat melahirkan, baik bayi atau sang ibu, pasti dalam kondisi sehat. Hal ini, akan meminimalisir angka kematian ibu dan bayi.

“Peningkatan pola pikir (SDM), sangat perlu bagi ibu hamil,” pungkas Nonik. (Jon)