Catat Tanggalnya, OM Adella Bakal Meriahkan Jalan Sehat HUT PDAM Purworejo ke-49

oleh
Foto: Istimewa

KORANJURI.COM – OM Adella, The Real Dangdut Koplo, dipastikan akan tampil pada puncak peringatan HUT ke-49 PDAM Purworejo, Minggu (17/12/2023) mendatang di alun-alun Kutoarjo.

Pada kegiatan yang dikemas dalam event Jalan Sehat dan Senam Bersama ini, OM Adella akan membawa delapan artisnya, yakni Difarina Indra, Nurma KDI, Sherly KDI, Arneta Julia, Lusyana Jelita, Monalisa, Desy Tata dan Fendik.

Direktur PDAM Tirta Perwita Sari Purworejo, Hermawan Wahyu Utomo menyebut, kegiatan Jalan Sehat dan Senam Bersama tersebut diperuntukkan bagi masyarakat umum dan gratis.

Dari panitia menyediakan hadiah utama doorprize berupa sepeda motor untuk para peserta jalan sehat. Pengundian doorprize juga diberikan khusus bagi pelanggan PDAM Purworejo dengan hadiah televisi.

“Jalan sehat dan senam bersama merupakan puncak dari peringatan HUT PDAM Purworejo ke-49. Untuk rangkaian kegiatannya, pas di HUT, 12 Desember 2023, diisi dengan manakib dan pengajian untuk internal,” jelas Hermawan, Rabu (06/12/2023).

Disebutkan, dalam kegiatan Jalan Sehat dan Senam Bersama tersebut, juga akan diselingi dengan sosialisasi tentang air bersih dan penawaran kepada masyarakat untuk memasang PDAM, khususnya bagi masyarakat Purworejo bagian barat di wilayah Butuh dan Grabag.

Dalam kesempatan tersebut dari PDAM Purworejo juga akan mengundang para kepala desa, khususnya dari wilayah kecamatan Grabag dan Butuh.

“Kita sedang fokus pada perluasan pelayanan. Saat ini ada program dari Presiden melalui Inpres Sanitasi dan Air Minum, dengan leading sector di Bappenas yakni program percepatan 10 juta sambungan,” ungkap Hermawan.

Dari program tersebut dari PDAM Purworejo telah mendata dan waiting list pendaftar sudah mencapai 3.250, dengan kuota 7.500 yang bersumber dari SPAM Regional Keburejo dengan jaringan distribusi utamanya dari Mirit hingga Grabag, Tamansari-Wareng (Butuh), dengan IPA (Instalasi Pengolahan Air) dari Jembangan, Kebumen serta perluasan Balengasal untuk wilayah Pituruh, Kemiri hingga sebagian Kutoarjo.

“Karena ideal kapasitasnya masih ada sekitar 75 liter/detik dengan asumsi 1 liter untuk 100 SR (sambungan rumah),” kata Hermawan, yang optimis bisa mensukseskan program dari presiden tersebut hingga akhir tahun atau awal tahun.

Menurut Hermawan, air bersih itu kewajiban pemerintah melalui PDAM selaku leading sector, untuk memaksimalkan posisinya, dengan menyehatkan masyarakat, karena masyarakat yang sehat adalah masyarakat yang utama mengkonsumsi air bersih. Dengan mengkonsumsi air bersih, bisa mencegah stunting dan desa miskin ekstrim.

“Serta masalah infrastruktur juga lebih dimaksimalkan sehingga masyarakat secara ekonomi bisa maju dan secara kesehatan bisa ideal,” kata Hermawan.

Dalam kegiatan jalan sehat dan senam bersama tersebut, ujar Hermawan, akan disosialisasikan agar masyarakat mengkonsumsi air bersih. Karena untuk daerah-daerah tersebut, Purworejo bagian barat (Grabag, Butuh), memang sumber air tanahnya kurang bagus. Pamsimas banyak gagal karena air bakunya kurang sehat, sungai banyak payau, sumur ketika musim kemarau juga kering dan saat hujan juga terjadi banjir.

“PDAM Purworejo merupakan solusi untuk mengatasi permasalahan air bersih,” pungkas Hermawan, yang berharap kepada masyarakat supaya memakai air bersih agar sehat. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS