Bupati Agus Bastian Instruksikan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir

    


Rakor persiapan penanggulangan bencana dan penanganan covid-19 di Ruang Arahiwang Setdakab Purworejo, Senin (14/12/2020) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Bupati Purworejo RH Agus Bastian, SE, MM menyampaikan rasa keprihatinannya atas terjadinya bencana banjir yang melanda Desa Wironatan Kecamatan Butuh, Minggu (13/12/2020). Dirinya minta kepada OPD terkait untuk segera memberikan bantuan yang diperlukan bagi warga terdampak.

“Air bersih sangat penting. BPBD untuk segera mensuplai tempat-tempat yang sangat membutuhkan air bersih,” kata Bupati saat rakor persiapan penanggulangan bencana dan penanganan covid-19 di Ruang Arahiwang Setda, Senin (14/12/2020), yang dihadiri Forkopimda dan seluruh pimpinan OPD.

Terkait percepatan penanganan Covid-19, bupati minta kepada OPD terkait agar segera mengambil langkah terbaik. Gugus tugas juga diminta untuk terus melakukan himbauan agar warga mematuhi protokol kesehatan (prokes).

“Masyarakat perlu untuk terus diiingatkan agar selalu mematuhi prokes. Dinkes terus lakukan testing, tracing maupun treatment bagi warga. Ini sudah tidak bisa kita hindari lagi, karena covid sudah menjadi ancaman. Mudah-mudahan, bulan Januari vaksin sudah bisa digunakan bagi sektor yang diprioritaskan terlebih dahulu,” katanya.

Saat ini, lanjutnya, Pemkab telah menyiapkan beberapa tempat isolasi mandiri jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan kasus. Namun dirinya berharap lonjakan kasus yang tak terkendali tidak terjadi di Purworejo.

“Jika mungkin, tempat isolasi tidak perlu digunakan. Kita harus mampu memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menaati prokes,” ujarnya.

Kepada Camat, dirinya meminta agar benar-benar memantau kegiatan warganya, terutama kegiatan di masyarakat yang menyebabkan kerumunan massa.

Kepala BPBD Purworejo Drs Sutrisno menjelaskan, jika pihaknya telah menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan dalam mengantisipasi 88 bencana alam. Salah satunya keberadaan alat yang cukup memadai guna memudahkan penanganan bencana.

“Peralatan kita sudah cukup lengkap. Akhir Januari merupakan puncak curah hujan, untuk itu kita harus siap,” kata Sutrisno.

Terkait penanganan bencana banjir Wironatan, ungkap Sutrisno, berbagai pihak mulai dari TNI/Polri dan OPD terkait telah bersama-sama membantu penanganan warga terdampak. Dari 250 KK, 2 KK mengungsi ke tempat saudaranya. (Jon)