BBPMP Gelar Pendampingan Komunitas Belajar Penguatan Pembahasan Miskonsepsi P5 di SMPN 5 Purworejo

oleh
Narasumber dari BBPMP Dr. Mampuono Rasyidin Tomoredjo, S.Pd., M.Kom., saat menyampaikan materi dalam pendampingan pada Komunitas Belajar pada Satuan Pendidikan di wilayah Kabupaten Purworejo, Jum'at (01/09/2023) lalu di SMPN 5 Purworejo - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Propinsi Jateng,melakukan pendampingan pada Komunitas Belajar pada Satuan Pendidikan di wilayah Kabupaten Purworejo, Jum’at (01/09/2023) lalu.

Kegiatan pendampingan ini diikuti 18 peserta. Mereka ini berasal dari PAUD/TK, PKBM, SD, SMP dan SMA. Berlangsung di SMPN 5 Purworejo, dalam kegiatan ini menghadirkan narasumber Nur Rahmawati, Dr. Mampuono Rasyidin Tomoredjo, S.Pd., M.Kom., narasumber dari BBPMP serta Drs. Wahyudi Waluyojati, MM.Pd., Kepala SMPN 5 Purworejo dan juga narasumber.

Dibuka oleh Kepala SMPN 5 Purworejo mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dalam kesempatan tersebut narasumber Nur Rahmawati menjelaskan tentang berbagi praktik baik dari peserta yang diawali dengan kunjungan kelas dan kemudian ditutup dengan kegiatan refleksi praktik baik yang dipandu oleh Dr. Mampuono dengan model FGD terkolaborasi pemanfaatan digital berbasis AI (Artificial Intelligence) berupa speech the text dan text to speech.

“Kita sampaikan paparan tentang Kebijakan Dinas terkait Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5),” ujar Wahyudi, Sabtu (09/09/2023).

Menurut Wahyudi, Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dindikbud komitmen dalam peningkatan kualitas pendidikan dengan melibatkan semua stakeholder pendidikan termasuk guru, kepala sekolah, orang tua dan masyarakat dalam bentuk penyediaan anggaran, fasilitasi pelaksanaan program, koordinasi serta komunikasi intensif dengan seluruh jajaran pengawas, kepala sekolah maupun guru.

“Titik berat P5 yang harus dicermati adalah bahwa dalam penilaian harus berbentuk diskripsi dan membudaya. s
Sementara dalam pelaksanaan “Gelar Karya” harus mempertimbangkan sisi finansial tanpa harus mengurangi makna P5,” ungkap Wahyudi.

Menurut Wahyudi, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau dikenal dengan istilah P5 adalah lintas disiplin ilmu dalam mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitar untuk memperkuat berbagai kompetensi dalam Profil Pelajar Pancasila.

“Pendampingan BBPMP pada Komunitas Belajar pada Satuan Pendidikan di wilayah Kabupaten Purworejo ini dimaksudkan, bahwa P5 sebagai salah satu sarana pencapaian profil pelajar Pancasila memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk “mengalami pengetahuan”, sebagai proses penguatan karakter sekaligus kesempatan untuk belajar dari lingkungan sekitarnya,” pungkas Wahyudi. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS