Bawaslu Purworejo Galakkan pengawasan Partisipatif melalui Saka Adhiyasta Pemilu

    


Bawaslu Kabupaten Purworejo menggelar Sosialisasi Satuan Karya (SAKA) Gerakan Pramuka Adyasta Pemilu, Jum'at (05/08/2022), di Pangkalan SMKN 1 Purworejo - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Bawaslu Kabupaten Purworejo menggelar Sosialisasi Satuan Karya (SAKA) Gerakan Pramuka Adyasta Pemilu, Jum’at (05/08/2022), bersamaan dengan kegiatan kepramukaan di Pangkalan SMKN 1 Purworejo. Kegiatan ini diikuti 432 peserta.

Dra. Indriati Agung Rahayu, M.Pd., Selaku kepala sekolah SMKN1 Purworejo menyambut baik adanya Satuan Karya Gerakan Pramuka Adyasta Pemilu, karena SAKA ini satu-satunya saka yang membidangi pengawas pemilu, kemudian karena sudah memasuki tahapan pemilu, sehingga hal ini perlu di sosialisasikan kepada para siswa.

“Sosialisasi ini sangat penting dan berguna, supaya siswa lebih bisa memahami aturan lebih mendalam terkait kepemiluan,” ujar Indri.

Dia berharap, setelah diadakan sosialisasi ini, dapat menambah wawasan siswa SMKN 1 Purworejo terkait kepemiluan, setidaknya nanti peserta yang tergabung di dalam SAKA Adyasta pemilu ini bisa menjadi contoh yang baik, bisa ikut mensosialisasikan kepada teman-temannya, keluarga dan masyarakat sekitarnya.

Abdul Azis selaku Ketua Pimpinan SAKA Adyasta Pemilu Bawaslu Kabupaten Purworejo, menjelaskan, tujuan sosialisasi ini untuk memperkenalkan SAKA Adyasta Pemilu yang berada di Kabupaten Purworejo, selain itu juga untuk memberitahukan bahwa akan ada pembukaan rekruitmen sebagai calon anggota SAKA Adyasta Pemilu.

Abdul Azis yang juga sebagai Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Kabupaten Purworejo, memberikan materi sosialisasi terkait kelembagaan Pemilu dan struktur SAKA Adyasta Pemilu.

“Melalui SAKA Adyasta pemilu, diharapkan dapat memberikan pencerahan dan pemahaman seputar kepemiluan kepada anggota pramuka, baik yang sudah memiliki hak pilih maupun yang belum memiliki hak pilih,” jelas Abdul Aziz di sela kegiatan.

Menurutnya, Bawaslu sebagai penyelenggara pemilu/pemilihan tidak bisa bekerja menegakkan demokrasi secara parsial. Sehingga Bawaslu membutuhkan peran dan kerjasama seluruh elemen masyarakat sebagai pengawas partisipatif, maka dari itu bawaslu perlu menggandeng pramuka dalam menjalankan tugasnya.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga sekaligus Anggota Majelis Pembimbing SAKA Adyasta Pemilu, Anik Ratnawati mengatakan, Gerakan pramuka merupakan wujud asosiasi masyarakat dan mempunyai potensi besar untuk turut berpartisipasi dalam melakukan pengawasan pemilu.

Untuk itu, Bawaslu secara terbuka mengajak untuk menjadi kader pengawas partisipatif melalui keanggotaan SAKA Adyasta Pemilu. Nantinya dalam SAKA Adyasta Pemilu akan dibekali pengetahuan secara komprehensif mengenai pemilu.

Gerakan pramuka, kata Anik, dapat berfungsi sebagai tempat pembelajaran untuk menumbuhkan kesadaran politik dan partisipasi dalam mengawasi pemilu dan mewujudkan pemilu yang demokratis, berintegritas, bebas dan adil.

“Gerakan pramuka bisa menjadi pelopor generasi muda untuk menularkan semangat kerelawanan dalam pencegahan dan pengawasan pemilu,” pungkas Anik. (Jon)