KORANJURI.COM – Pemerintah Provinsi Bali bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo menggelar promosi perdagangan, pariwisata dan investasi atau Trade, Tourism and Investment (TTI) di Tokyo, Jepang.
Kegiatan dilakukan sebagai upaya untuk memperkenalkan produk-produk unggulan Bali kepada masyarakat Jepang. Selain itu juga untuk mempromosikan Bali sebagai destinasi wisata unggulan bagi warga Jepang sehingga meningkatkan kunjungan wisata ke Bali.
Event yang digelar sekaligus bertujuan untuk memperingati 65 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Jepang.
Promosi TTI juga menggelar fashion show dengan tema ‘The Tales of Bali’s Wastra’ yang menampilkan busana rancangan beberapa desainer ternama Bali. Melalui pagelaran tersebut diharapkan para pecinta fashion, pebisnis, dan masyarakat Jepang semakin mengenal dan menggunakan produk-produk Bali, serta mendorong kunjungan wisatawan Jepang ke Bali.
“Melalui semangat Kokoro-Hitotsu-Ni atau One Heart, kami yakin kemitraan Indonesia dan Jepang ke depan akan semakin kuat dan solid,” kata Duta Besar Indonesia untuk Jepang, Heri Akhmadi.
Gubernur Bali, Wayan Koster mengungkapkan bahwa pihaknya terus menjaga momentum pemulihan ekonomi Bali pasca pandemi.
Bali saat ini sedang melakukan transformasi ekonomi melalu konsep ‘Bali Kerthi’ dengan 6 sektor prioritas yang menjadi pondasi perekonomian Bali yakni, pertanian, kelautan/perikanan, industri branding Bali, UMKM dan koperasi, ekonomi kreatif dan digital, serta pariwisata.
“Dukungan Dekranasda Provinsi Bali yang secara konsisten memfasilitasi dan membimbing pelaku UMKM sangat bermanfaat bagi kebangkitan UMKM di Bali,” kata Koster.
Sementara, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho memaparkan perkembangan terkini ekonomi Bali di hadapan investor, buyer potensial, pelaku usaha dan travel agent asal Jepang pada sesi Business Forum.
Trisno menekankan bahwa momentum pemulihan ekonomi Bali terus membaik yang tercermin pada pertumbuhan ekonomi yang tinggi dengan inflasi yang tetap terkendali.
“Mempertimbangkan kondisi ekonomi tersebut, saat ini Bali merupakan tempat yang menarik untuk berinvestasi,” kata Trisno.
Selain itu, konsep ‘Bali Kerthi’ yang mendorong sektor lain di luar pariwisata untuk berkembang, merupakan peluang bisnis yang menjanjikan. Menurut Trisno, Bali memiliki produk unggulan lokal yang memiliki potensi besar untuk dijual di pasar domestik maupun ekspor ke luar negeri.
Hadir dalam perhelatan yang digelar di Wisma KBRI tersebut diantaranya duta besar asing di Jepang, fashion enthusiast, pelaku usaha, travel agent di Jepang, serta masyarakat Bali dan Indonesia yang tinggal di Jepang (diaspora). (Way)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS





