Angka Covid-19 di Bali Stabil di Dua Digit, Gubernur: Tetap Disiplin Prokes

    


Gubernur Bali Wayan Koster - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Angka covid-19 di Bali menunjukkan penurunan signifikan. Data di bulan Mei 2021, kasus baru yang muncul berada di angka dua digit atau di bawah 100 orang per hari atau rata-rata 83 kasus per hari.

Dari penurunan angka covid-19 itu, Gubernur Bali Wayan Koster tetap mengingatkan tetap disiplin menjaga protokol kesehatan. Perubahan perilaku masyarakat dibutuhkan untuk mencapai hasil yang maksimal dalam penanganan covid-19 di wilayah Bali.

“Beberapa negara yang sebelumnya berhasil menangani covid-19 dengan baik, pada perkembangan berikutnya, muncul varian baru. Sehingga mengalami peningkatan kasus baru secara drastis seperti di India, Singapore, Malaysia, Philipina, dan beberapa negara di Eropa, kata Koster di Denpasar, Kamis (3/5/2021).

Gubernur juga memberikan perbandingan di wilayah Indonesia. Peningkatan kasus di beberapa daerah yang sebelumnya rendah, sekarang justru mengalami peningkatan drastis seperti di wilayah, Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan NTB.

“Peningkatan ini terjadi karena munculnya jenis baru Covid-19 yang sudah masuk pada gelombang ketiga,” jelasnya.

Di Bali sendiri, rata-rata angka kesembuhan pasien mencapai 99 orang per hari dan cenderung terus meningkat. Sedangkan, rata-rata kematian kecenderungannya menurun di kisaran 5 orang per hari. Tercatat hingga Rabu, 2 Juni 2021, angka kesembuhan mencapai

95,62% atau di atas rata-rata nasional 91,74%. Angka kematian mencapai 3,18% di atas rata-rata nasional sebesar 2,78%, dan jumlah kasus aktif 1,20% atau di bawah rata-rata nasional sebesar 5,48%.

“Pencapaian yang baik ini berkat pelaksanaan program vaksinasi massal berbasis Banjar yang berjalan sesuai target, sehingga jumlah penduduk yang divaksinasi cukup tinggi,” kata Gubernur.

Koster juga meminta kepada seluruh kepala daerah dan masyarakat agar melakukan upaya serius dan mengambil langkah secara bergotong-royong untuk mencegah penyebaran COVID-19. Dengan upaya bersama ini, pencapaian penanganan Covid-19 di Provinsi Bali akan semakin baik.

“Penanganan covid-19 yang baik ini akan kita jadikan dasar yang dapat dijadikan dasar untuk meyakinkan pemerintah pusat, sehingga di akhir bulan Juli 2021, aktivitas pariwisata untuk wisatawan mancanegara, bisa diijinkan dibuka kembali,” kata Koster. (Way)