KORANJURI.COM – Pengguna jaringan 5G di Bali tumbuh pesat. Hal itu didukung semakin luasnya cakupan wilayah sinyal nirkabel generasi kelima itu.
Sejalan dengan peningkatan fitur 5G yang semakin masif oleh pengguna layanan, Smartfren menyiapkan konektifitas Unlimited 5G.
Chief Marketing Officer XLSmart Alfons Bosch Sansa mengatakan, kebutuhan masyarakat tumbuh seiring dengan meningkatnya aktifitas digital dalam kehidupn sehari-hari.
“Pertumbuhan adopsi 5G menunjukkan bahwa masyarakat semakin membutuhkan konektivitas dengan kapasitas dan kualitas yang tinggi,” kata Alfons di Badung, Sabtu (16/8/2026).
“Kami ingin memastikan manfaat teknologi 5G dapat semakin mudah dirasakan oleh masyarakat Indonesia, khususnya di Bali,” tambahnya.
Unlimited 5G terhubung dengan jaringan 5G XLSmart. Teknologi jaringan internet nirkabel terbaru itu dibranding tanpa batas kuota dan tanpa batas kecepatan.
Group Head Marketing Segment Smartfren XLSmart Astiyanto Tri Muktiwibowo mengatakan, koneksi Smartfren Unlimited 5G terhubung dengan jaringan 5G XLSMART.
“Bali memiliki karakter pasar yang kuat karena tingginya mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata, UMKM, hospitality, ekonomi kreatif, dan berbagai layanan berbasis digital,” kata Astiyanto.
Selain masyarakat lokal, kebutuhan konektivitas juga datang dari wisatawan, pekerja digital, kreator konten. Termasuk, pelaku industri pariwisata yang semakin mengandalkan layanan digital.
Secara regional, jaringan XLSMART di Bali Nusa Tenggara didukung lebih dari 17.000 BTS yang tersebar di berbagai kota dan kabupaten.
Haringan 5G XLSMART di Bali didukung lebih dari 1.000 BTS 5G yang tersebar di lima Kota dan Kabupaten yakni, Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Bangli, Kabupaten Tabanan, dan Kabupaten Gianyar.
Kelima wilayah tersebut memiliki karakter kebutuhan digital yang beragam.
Denpasar merupakan pusat pemerintahan dan aktivitas ekonomi Bali, Kabupaten Badung memiliki konsentrasi sektor pariwisata.
“Sedangkan Gianyar, Tabanan, dan Bangli memiliki aktivitas pariwisata, UMKM, ekonomi kreatif, serta mobilitas masyarakat yang terus berkembang,” kata Astiyanto.
Regional Group Head XLSMART Area Bali Nusra, Donny Darmawan menambahkan, ekosistem digital berkembang dinamis. Masyarakat juga semakin terbuka dalam memanfaatkan teknologi generasi terbaru.
“Konektivitas turut mendukung daya saing sektor pariwisata, UMKM, hospitaliti, serta ekonomi kreatif yang menjadi bagian penting dari perekonomian daerah,” jelas Donny. (Way)





