KORANJURI.COM – Gubernur Bali, Wayan Koster menyampaikan Pemprov Bali saat ini tengah fokus membangun dan membenahi infrastruktur di Pulau Dewata.
Pemprov Bali memprioritaskan sumber daya lokal yang berintegritas, berkualitas dan teruji kinerjanya.
Saat membuka Musyawarah Provinsi XII Inkindo Bali di Hotel Prama Sanur, Koster mengatakan, dirinya memprioritaskan sumber daya lokal yang berintegritas.
“Jarang sekali kita ambil dari luar kecuali kalau memerlukan spesifikasi khusus yang tidak ada di Bali,” kata Koster di Denpasar, Kamis, 7 Mei 2026.
Pembangunan yang saat ini tengah dikebut di antaranya, pembangunan jalan nasional under dan overpass Jimbaran di tahun 2026-2027.
Serta, pembangunan lanjutan jalan shortcut titik 11 dan 12 Singaraja-Mengwitani serta beberapa proyek infrastruktur lainnya.
Ia berharap seluruh proyek infrastruktur tersebut selesai dibangun sebelum masa jabatannya di periode ke-2 berakhir pada 2030 mendatang.
“Jadi ini semua saya kebut. Terus saya koordinasikan dengan pusat,” jelasnya.
Untuk menggarap infrastruktur, Pemprov Bali akan menggandeng sumber daya manusia Bali khususnya konsultan dan kontraktor lokal Bali.
“Maksudnya lokal Bali bukan harus orang Bali tapi siapapun yang berdomisili di Bali, membayar pajak di Bali dan dapat meningkatkan perputaran ekonomi di Bali,” ujarnya.
Menurutnya, Inkindo punya peran penting untuk mendukung pembangunan di Provinsi Bali. Ia meminta agar kualitas konsultan yang ada di Bali semakin ditingkatkan.
Ketua DPP Inkindo Bali I Gusti Made Palguna menyampaikan apresiasi atas dukungan Gubernur Bali terhadap para konsultan dan kontraktor lokal Bali.
“Terlebih dengan terus melibatkannya dalam setiap proyek infrastruktur dan pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Bali,” kata Palguna. (*)





