KORANJURI.COM – Pemkab Purworejo melalui Dinas KUKMP berkolaborasi dengan Dinas Porapar, menggelar Festival Dewaruci 2025, yang memadukan Wisata, Budaya dan Belanja.
Berlangsung selama hari, dari Sabtu (21/06/2025) hingga Minggu (22/06/2025), Festival Dewaruci yang berlangsung di Pantai Jatimalang, Kecamatan Purwodadi ini dibuka oleh Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH.
Dalam sambutannya Bupati Purworejo menyebut, Festival Dewaruci dengan mengusung slogan “Belanja Asyik Rasa Wisata” ini menjadi wadah strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya, kuliner lokal, potensi ekonomi kreatif, serta memperkuat citra wisata Pantai Dewa Ruci sebagai salah satu destinasi unggulan Kabupaten Purworejo.
Menurut Bupati, Pantai Dewa Ruci adalah mutiara yang terus dipoles, agar menjadi destinasi unggulan yang menarik, ramah pengunjung, dan berdampak langsung pada perekonomian warga sekitar.
“Melalui festival ini, kita bisa menyaksikan bagaimana budaya lokal hidup dan berdenyut bersama geliat ekonomi rakyat. Kuliner khas, seni pertunjukan, hingga interaksi wisata semuanya menyatu dalam sebuah pengalaman yang menyenangkan, belanja yang asyik, dalam suasana wisata yang menggembirakan,” ujar Bupati.
Kepada para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, Bupati minta momentum pameran ini bisa dimanfaatkan sebagai sarana untuk promosi dan peningkatan daya saing produk lokal. Pemerintah Kabupaten akan terus mendukung melalui kebijakan yang berpihak pada pelaku usaha mikro, pariwisata lokal, dan pelestarian seni budaya.
“Diharapkan Festival Dewaruci ini dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang, menjadi ikon wisata budaya pesisir yang membanggakan Kabupaten Purworejo,” kata Bupati.
Pada kesempatan tersebut, selain membuka acara Festival Dewaruci, Bupati Purworejo secara simbolis juga menyerahkan surat ijin pembentukan Koperasi Desa Murah Putih kepada perwakilan camat.
Dalam paparannya, Kepala Dinas KUKMP Kabupaten Purworejo Ir Hadi Pranoto menyampaikan, bahwa Festival Dewaruci digelar dalam rangka memperingati Hari Wirausaha.
Festival ini menjadi ajang sinergi antara promosi produk lokal Purworejo dan upaya meningkatkan daya tarik wisata di kawasan pesisir selatan.
Konsep yang diusung menggabungkan nuansa berbelanja sambil berwisata, sehingga pengunjung tidak hanya menikmati hiburan dan keindahan pantai, tetapi juga bisa mendukung pelaku UMKM lokal melalui expo dagang.
“Kehadiran event besar seperti Festival Dewa Ruci diharapkan mampu membuka potensi baru dan menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan tersebut,” kata Hadi.
Diikuti 30 stand UMKM, Hadi menargetkan dari Festival Dewaruci yang berlangsung selama dua hari ini bisa dikunjungi 10 ribu pengunjung.
Dalam Festival ini juga dimeriahkan dengan panggung bagi budaya lokal Purworejo. Di hari pertama saat opening ceremony diisi dengan penampilan tari dari siswa SMAN 9 Purworejo dan Tari Dolalak Putri Setyo Budoyo.
“Di hari kedua ada pementasan Seni Jatilan Kridho Mudho Jogoboyo, Angklung Modern Irama Nada, serta pertunjukan musik dari Ozone Band dan dimeriahkan dengan kontes modifikasi motor,” pungkas Hadi. (Jon)





