Perjusa SMPN 11 Purworejo, Latih Siswa Berani dan Mandiri

oleh
Kamabigus Drs Joko Indarto selaku Kepala SMPN 11 Purworejo saat membuka Perjusa, yang ditandai dengan penyematan tanda peserta, Jum'at (22/09/2023) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Gudep 11.06.02.049/11.06.02.050 yang berpangkalan di SMPN 11 Purworejo, menggelar kegiatan Perkemahan Jum’at Sabtu (Perjusa). Kegiatan ini diikuti semua siswa kelas 8 berjumlah 191 orang, siswa kelas 7 sebanyak 18 orang serta Dewan Penggalang kelas 9 sebanyak 20 orang.

Kegiatan Perjusa dari Jum’at (22/09/2023) hingga Sabtu (23/09/2023) ini secara simbolis dibuka oleh Kamabigus Drs Joko Indarto selaku Kepala SMPN 11 Purworejo, yang ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan.

Parjiyem, S.Pd., Waka Kesiswaan SMPN 11 Purworejo menjelaskan, melalui kegiatan perkemahan ini bisa menjadi sarana belajar bagi siswa untuk mandiri, belajar bekerjasama dengan teman atau kelompok yang lain serta bisa membawa visi misi dari kegiatan Perjusa itu sendiri.

Perjusa, kata Parjiyem, suatu kegiatan untuk mengaplikasikan seluruh teori tentang kepramukaan yang siswa dapatkan dari kelas 7 dan 8 sebelum pelaksanaan Perjusa ini.

“Kita melakukan jadwal sesuai yang disepakati tentang ketrampilan anak, karakter, bagaimana anak bisa hidup andai nanti suatu saat kembali ke masyarakat,” jelas Parjiyem.

Dia menyebut, bahwa tujuan Perjusa untuk menyiapkan anak supaya menjadi anak yang berani dan mandiri. Harapannya melalui kegiatan ini siswa SMPN 11 Purworejo benar-benar menjadi siswa tangguh, benar-benar mengerti apa yang mereka jalani, bisa mandiri, bisa membawa nama baik serta menjaga persatuan.

“Ada syiar dalam kegiatan ini, ternyata kegiatan di SMPN 11 Purworejo bisa berjalan sesuai target dan tertib, anak bisa menjadi contoh bagi adik kelasnya nanti karena kegiatan ini dilakukan secara rutin,” ungkap Parjiyem.

Disampaikan, selama dua hari pelaksanaan Perjusa, serangkaian kegiatan telah terjadwal dan siap dilaksanakan, antara lain, upacara pembukaan, pendirian tenda, materi Sejarah Pramuka, membuat Hastakarya Pionering Mini, materi Kepramukaan (AD/ART), materi Keterampilan (Tali Temali), Tarik Tambang Pa, Estafet Sarung Pi, Api Unggun, Penampilan Kesenian, Senam Pagi, Wide Game, Kebersihan dan Pembongkaran Tenda dan diakhiri dengan Upacara Penutupan.

Joko Indarto, Kepala SMPN 11 Purworejo menyampaikan, bahwa kegiatan Perjusa ini merupakan penguatan profil P5, dari segi gotong royong, bernalar kritis, mandiri, semua ditetapkan di sini.

Meski ada Perkemahan, namun siswa yang lain tetap melaksanakan kegiatan pembelajaran. Sehingga kedua kegiatan bisa berjalan beriringan.

“Harapannya nilai-nilai Dasa Darma Pramuka kita terapkan betul dalam perkemahan ini, sehingga melatih anak untuk mandiri dan berani,” pungkas Joko. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS