KORANJURI.COM – Dampak El Nino diperkirakan bakal melanda sebagian wilayah Indonesia, termasuk Bali. Produksi pangan perlu ditingkatkan untuk menghadapi kemungkinan situasi terburuk.
“Saya harap kita bisa tanggap dan waspada akan dampak El Nino sehingga kita tetap bisa menjaga supply barang ke pasar relatif lebih merata dan kontinyu,” kata Wagub Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Sabtu, 29 Juli 2023.
Kondisi itu dibahas dalam Rakor Penanggulangan Dampak El Nino di Wilayah Bali. Termasuk, Deklarasi Champion Cabai dan Bawang Merah Indonesia. Pertemuan itu dihadiri Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, di Hotel Anvaya, Kuta, Badung, Jumat (28/7/2023).
Menurut Cok Ace, masukan dalam rakor itu dapat membantu pemerintah dalam menstabilkan jumlah persediaan dan pasokan cabai dan bawang merah yang sangat fluktuatif.
“Kami sangat mengapresiasi para petugas di lapangan yang selalu berupaya agar persediaan produksi tetap kontinyu dan harga tetap stabil,” jelasnya.
Tahun 2022, Bali mencapai angka surplus untuk cabai rawit sebesar 27.573 ton yang hanya mengalami defisit di bulan Desember, dan cabai besar 3.639 ton tanpa ada bulan defisit.
Bawang merah secara keseluruhan surplus 761 ton yang hanya berlangsung selama empat bulan. Sedangkan delapan bulan lainnya mengalami defisit.
“Hal ini mencerminkan pertanaman cabai tersebar merata setiap bulan. Sedangkan bawang merah tersebar pada bulan-bulan tertentu saja karena sangat sensitif dengan perubahan iklim diluar musim atau off seasons,” jelasnya.
El Nino yang diprediksi akan mencapai puncaknya pada bulan Agustus-September 2023. Pemanasan global juga jadi ancaman. Batas toleransi suhu 1,5 derajat Celsius nyaris terlampaui.
Sementara, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan Champion yang dideklarasikan untuk memenuhi wilayah defisit cabai atau bawang merah.
Pemerintah memetakan wilayah surplus dan defisit cabai dan bawang merah. Dengan demikian lokasi-lokasi defisit lebih mendapatkan perhatian.
“Kita harus optimis mau El Nino atau apapun yang kita hadapi, mari bersama berjuang, jadikan tantangan ini sebagai motivasi untuk bisa melakukan yang terbaik untuk bangsa,” kata Syahrul. (Way)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS





