KORANJURI.COM – RS Sari Asih Group yang berpusat di Tangerang, Banten, melakukan rekrutmen untuk calon pegawai atau perawat, yang dikhususkan bagi lulusan Akper Pemkab Purworejo.
Rekrutmen itu dilakukan, sebagai bentuk implementasi dari MoU yang dilakukan antara kedua belah pihak sebelumnya, yang berisi tentang penyaluran alumni Akper Pemkab Purworejo di RS Sari Asih Group.
Dijelaskan oleh Mugihartadi, S.Kep., Ns.,M.Kep., Pudir 3 Bidang Kemahasiswaan & Kerja Sama Akper Pemkab Purworejo, bahwa di tahun ini, dari RS Sari Asih Group membutuhkan 20 pegawai/perawat dari lulusan Akper Pemkab Purworejo.
“Yang mendaftar 29 orang. 6 orang laki-laki, 23 perempuan. Setelah diadakan seleksi, yang nantinya akan diterima hanya 20 orang,” jelas Mugi, Selasa (15/11/2022).
Menurutnya, proses seleksi saat ini sedang berjalan. Diawali dengan tes tulis untuk materi keperawatan dan agama, dan dilanjutkan di hari Sabtu (12/11/2022) dengan sesi wawancara melalui zoom, karena saat ini RS Sari Asih Group sedang sibuk untuk akreditasi di 7 rumah sakitnya. Pengumuman dari seleksi ini, Rabu (16/11/2022).
Disampaikan oleh Mugi, dari implementasi MoU tersebut, sudah tiga kali ini RS Sari Asih Group melakukan perekrutan pegawai/perawat dari Akper Pemkab Purworejo. Dua perekrutan sebelumnya, sudah ada 56 alumni yang diterima bekerja di RS Sari Asih Group.
“Sekarang akreditasi perguruan tinggi itu kan berbasis luaran. Jadi bagaimana akademi ini di luaran atau di lulusan ini bisa terserap di dunia kerja dengan cepat, itu yang menjadi tujuan semua perguruan tinggi seperti ini,” jelas Mugi, terkait adanya MoU dengan RS Sari Asih Group.
Untuk pengembangan, lanjut Mugi, saat ini dari Akper Pemkab Purworejo baru merintis kerjasama dengan RS Carolus di Jakarta. Meski baru secara lisan, sudah ada permintaan 3 perawat dari RS Carolus ini, akan ditindaklanjuti dengan penandatanganan MoU.
Untuk pendayagunaan lulusan, ungkap Mugi, dari Akper Pemkab Purworejo juga sudah menjalin kerjasama dengan LPK Bahana Inspirasi Muda, Bandung, untuk pengiriman caregiver ke Jepang, dimana di bulan Desember ini sudah ada 3 alumni yang siap ke Jepang.
Mugi menambahkan, pada Selasa (16/11/2022), ada penandatanganan nota kesepahaman dengan Bawaslu Purworejo terkait dengan partisipatif perguruan tinggi dalam pemilihan umum. Dari Akper Pemkab Purworejo penandatanganan dilakukan oleh Wahidin, S.Kep, Ns, M.Kes., selaku direktur, dan dari Bawaslu oleh Nur Kholiq selaku ketua.
Harapannya, perguruan tinggi yang mempunyai mahasiswa atau fasilitas akademika bisa nanti memahami menjadi peserta pemilu yang baik.
“Dengan kerjasama ini tentunya perguruan tinggi dapat berperan baik dalam penyiapan pemilu yang akan datang,” pungkas Mugi. (Jon)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS





