KORANJURI.COM – Kasus tahanan kabur kembali terulang. Kali ini, oknum petugas Lapas Kelas 1 Cipinang kecolongan satu narapidana melarikan diri. Dugaannya, petugas lalai karena lemah pengawasan.
Peristiwa kaburnya tahanan itu terjadi pada Sabtu (29/10/2022). Salah satu narapidana kabur dengan memanjat pagar menggunakan alat bantu sarung.
Anehnya, para petugas lapas baru menyadari sehari setalah kejadian. Padahal setiap hari, pagi-siang-sore jumlah napi selalu dihitung.
”Lucu saja kalau sampai kecolongan, kinerja Pengawasan dan Pengamanan Lapas sangat lemah. Karena setau saya penjagaan ketat di dalam Lapas itu, berbahaya juga kalo bandar narkoba yang kabur,” ujar Pepen (43), warga Pisangan Lama, Jakarta Timur, Minggu (30/10/2022).
Dirinya menyesalkan petugas yang tidak memanfaatkan kamera tersembunyi.
”Ada CCTV tapi enggak dimanfaatkan,” tambahnya.
Dari informasi yang didapat, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang membenarkan adanya narapidana bandar narkoba bernama Aditya Egatifyan alias Bokir (25), kabur dan melarikan diri dari penjara.
Kepala Lapas Kelas I Cipinang Tonny Nainggolan menduga, napi itu kabur dengan cara memanjat pagar.
“Dugaan sementara dengan memanjat atap tempat pelatihan kuliner dan memanjat pagar dengan alat bantu sarung,” kata Tonny kepada wartawan, Minggu (30/10) petang.
Ia mengatakan, saat ini pihaknya dibantu dengan TNI-Polri sedang mencari napi kelahiran Bogor, Jawa Barat, itu.
“Kejadiannya (kaburnya) kemarin sore sehabis shalat magrib,” ujarnya. (Bob)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS





