Kegiatan Keagamaan Bulan Ramadhan di SMK TKM Purworejo

oleh
Kegiatan tadarus Al-Qur'an seusai sholat taraweh di SMK TKM Purworejo - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Untuk mewujudkan sebagai sekolah yang nasionalisme dan religius, SMK TKM Purworejo melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan selama bulan Ramadhan.

Seminggu dua kali, setiap malam Selasa dan malam Jum’at, dilaksanakan sholat taraweh berjamaah yang diatur dalam sebuah jadwal, dengan tetap menerapkan prokes ketat.

“Karena kondisi, peserta taraweh kita batasi maksimal 30 siswa. Yang diharuskan ikut, laki-laki dan beragama Islam,” kata Ki Gandung Ngadina, SPd, MPd, Kepala SMK TKM Purworejo, Selasa (11/05/2021).

Seusai kegiatan taraweh, jelas Ki Gandung, dilanjutkan dengan tadarus Al Qur’an. Dan selama bulan Ramadhan, dari peserta sudah dua kali khatam Al Qur’an.

Dan kegiatan keagamaan terakhir di bulan Ramadhan, ungkap Ki Gandung, pengumpulan zakat fitrah. Jika membayarnya memakai beras, beratnya 2,7 kg. Namun jika dibayar memakai uang, besarnya Rp 30 ribu.

Dari jumlah 1.036 siswa yang beragama Islam, 923 diantaranya (90 persen) telah mengumpulkan zakat fitrah.

“Jumlah secara keseluruhan zakat fitrah yang berhasil kita kumpulkan dari siswa dan guru mencapai 2.100 kg,” jelas Ki Gandung.

Zakat tersebut, akan di distribusikan ke desa-desa dari Kecamatan Purworejo, Banyuurip, Bayan, Gebang, Loano, Bener, dan Kaligesing, dimana siswa-siswa SMK TKM Purworejo berasal.

Kegiatan-kegiatan tersebut, kata Ki Gandung, merupakan kegiatan rutin, dan bentuk dari pendidikan karakter. Bagi yang non muslim, kegiatan disesuaikan dengan kegiatan agama masing-masing.

“Dengan kegiatan tersebut, siswa mendalami tentang agama dan pembentukan karakter sesuai agama,” ujar Ki Gandung.

Sejak tahun 2002, menurut Ki Gandung, kegiatan keagamaan selain di bulan Ramadhan selalu diadakan. Seperti mujahadah, Yasin dan tahlil setiap Jum’at Kliwon, dan Khotmil Al Qur’an setiap Sabtu Legi, serta Khotmil Al Qur’an setiap Minggu Pahing khusus untuk siswa.

“Semua kegiatan keagamaan tersebut, untuk mewujudkan SMK TKM Purworejo sebagai sekolah yang nasionalisme dan religius,” pungkas Ki Gandung. (Jon)