50 Ton Beras dari Pengusaha Pariwisata di Bali Bantu Percepat Pemulihan Ekonomi

    


Gubernur Bali Wayan Koster (kiri) menerima secara simbolis 50 ton beras dari PT Alam Sutera Realty Tbk melalui anak perusahaannya PT. Garuda Adhimatra Indonesia untuk pemulihan ekonomi pasca covid-19 - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Pandemi covid-19 masih berlangsung. Pemulihan ekonomi harus cepat dilakukan dengan menyalurkan bantuan sosial ke masyarakat dalam bentuk tunai maupun kebutuhan pokok.

PT Alam Sutera Realty Tbk melalui anak perusahaannya PT. Garuda Adhimatra Indonesia mendukung program pemerintah dengan menyalurkan 50 ton beras kepada Pemerintah Provinsi Bali.

“Kami secara konsisten peduli terhadap upaya pemulihan ekonomi masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19. Khususnya, upaya penanggulangan yang telah diupayakan baik oleh Pemprov Bali,” kata Division Head Goverment Relation and Coorporate Affair PT. Garuda Adhimatra Indonesia Erwyanto Tedjakusuma di Denpasar, Kamis, 21 Oktober 2021.

Hampir dua tahun terakhir, pandemi melanda dunia, dan Bali menjadi salah satu wilayah di Indonesia yang terpukul perekonomiannya akibat pariwisata yang berhenti total.

Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan, kondisi itu berimbas pada kehidupan masyarakat tingkat bawah. Koster berharap, penyaluran bantuan CSR itu akan berkesinambungan.

“Semoga penyaluran bantuan CSR seperti ini tidak berhenti hanya pada saat ini. Namun bisa menjadi agenda rutin yang berkelanjutan sebagai kontribusi untuk pembangunan Bali,” kata Koster.

Bantuan sosial itu nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kadinsos P3A Bali Dewa Mahendra menyebut, bantuan sosial itu akan didistribusikan ke Kabupaten/Kota di Bali dengan sasaran masyarakat tak mampu.

“Peran Bansos sangat penting. Ketahanan pangan menjadi kunci dalam menghadapi krisis seperti di tengah pandemi covid-19 yang masih berlangsung sampai sekarang,” kata Dewa Mahendra. (Way)