2 Buron Asal Ceko dan Slovakia Dijemput Interpol di Bali

    


Dua buronan Interpol yang ditangkap di Bali akhirnya dideportasi melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Rabu, 14 Desember 2022 - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Dua buronan Interpol yang ditangkap di Bali akhirnya dideportasi melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Rabu, 14 Desember 2022.

Kedua buron yang masuk daftar red notice adalah Cyril Stiak (48) warga negara Republik Ceko dan Stefan Durina (39) warga negara Republik Slovakia. Keduanya diduga melakukan kejahatan penggelapan pajak di negaranya.

Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Ngurah Rai Yoga Aria mengatakan, Cyril Stiak masuk ke Indonesia melalui Bandara Ngurah Rai pada tanggal 14 Juni 2019.

Ia menggunakan visa kunjungan dan memiliki izin tinggal yang berlaku sampai 20 Januari 2023. Sedangkan Stefan Durina masuk ke Indonesia melalui Bandara Ngurah Rai pada 14 Maret 2020 menggunakan visa investor.

Izin tinggal Stefan Durina dikeluarkan oleh Kantor Imigrasi Denpasar.

“Kami dari Imigrasi mendukung penuh dan siap membantu upaya penegakkan hukum yang dilakukan oleh NCB Interpol Polri terkait subjek red notice,” kata Rai Yoga Aria.

Kepala Bagian Kejahatan Internasional (Jatinter) Set NCB Indonesia Divhubinter Polri Kombes Tommy Aria Dwianto menambahkan, pengembalian kedua buronan Interpol itu dilakukan dengan metode handling over atau penyerahan.

Mekanisme yang dilakukan adalah model kerjasama police to police yang dilakukan oleh aparat penegak hukum. Model itu sebagai jalur tercepat untuk memulangkan buronan ke negara peminta subjek yang diburu.

Tommy menambahkan, pencarian dan penangkapan dua buronan itu berawal dari permintaan kedua negara kepada pemerintah Indonesia melalui NCB Interpol Indonesia.

“Pada 30 November 2022, tim gabungan dari NCB Interpol Divhubinter Polri dan Ditreskrimum Polda Bali berhasil menangkap keduanya,” jelas Tommy.

Sementara, Kepala Kanwilkumham Bali Anggiat Napitupulu mengatakan, proses pemulangan dikawal ketat oleh 6 personel gabungan dari NCB Interpol Indonesia dan Ditreskrimum Polda Bali.

“Keduanya dipulangkan ke negaranya untuk menjalani proses hukum” kata Anggiat Napitupulu. (Way)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS