KORANJURI.COM – Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti, secara resmi membuka Pelatihan Ketrampilan Berbasis Kompetensi Angkatan pertama tahun 2022, yang diselenggarakan UPT BLK BLK Dinperintransnaker Kabupaten Purworejo, Selasa (15/02/2022).
Hal itu ditandai dengan penyematan tanda peserta pelatihan kepada perwakilan peserta, yang diikuti oleh peserta lainnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala BLK Surakarta Teguh Sulistiyono, Kepala Dinperintransnaker Purworejo, Hadi Pranoto, Kepala UPT BLK Dinperintransnaker Kabupaten Purworejo, Sudarman, serta segenap tamu undangan lainnya.
Kepada para peserta, Wakil Bupati berpesan, untuk belajar dan berlatih dengan sungguh-sungguh, serta menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dari para narasumber/instruktur. Semangat juang dan kedisiplinan, akan membawa diri menuju sukses setelah mengikuti pelatihan ini.
“Jangan sia-siakan kesempatan ini, karena mengingat keterbatasan biaya, tempat dan waktu, maka tidak semua orang dapat mengikuti pelatihan seperti ini,” kata Wakil Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Sudarman selaku Ketua Panitia Pelatihan menjelaskan, kegiatan pelatihan tersebut dimaksudkan untuk peningkatan kompetensi tenaga kerja dan produktivitas tenaga kerja di Kabupaten Purworejo.
“Dengan harapan setelah selesai mengikuti pelatihan keterampilan berbasis kompetensi ini dapat memberikan keterampilan dan keahlian kepada peserta pelatihan di berbagai jurusan yang dilaksanakan/ dibuka, agar setiap lulusan pelatihan dapat mengisi lowongan kerja sesuai kebutuhan pasar kerja,” kata Sudarman.
Diharapkan juga peserta mampu menciptakan lapangan kerja secara mandiri, bisa menambah pengetahuan dan mempunyai skiil sehingga mampu bersaing di pasar kerja yang akhirnya bisa mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Purworejo.
Pelatihan tersebut, menurut Sudarman, bersumber dana dari APBN, terdiri dari 9 paket kejuruan, yakni, Pembuat Roti dan Kue, Pengelola Administrasi Perkantoran, Teknisi Telepon Seluler Perangkat Keras, Pembuatan Desain Grafis Muda, Menjahit Pakaian dengan Mesin, Juru Gambar, Servis Sepeda Motor Injeksi, Menjahit Pakaian dengan Mesin, dan kejuruan Pengelasan SMAW Posisi 3 G.
Untuk pelaksanaan pelatihan sendiri, jelas Sudarman, pada jurusan Pembuat Roti dan Kue, dari 16 Februari – 09 Maret 2022( 18 hari / 140 JP), Pengelola Administrasi Perkantoran, dari 16 Februari – 26 Maret 2022 ( 33 hari/ 260 JP), Kejuruan Teknisi Telepon Seluler Perangkat Keras, dari 16 Februari – 26 Maret 2022 ( 33 hari / 260 JP).
Pembuatan Desain Grafis Muda, dari 16 Februari – 26 Maret 2022 (33 hari/ 260 JP), Kejuruan Menjahit Pakaian dengan Mesin, dari 16 Februari – 26 Maret 2022 ( 33 hari/ 260 JP), Juru Gambar, dari 16 Februari – 26 Maret 2022 ( 33 hari/ 260 JP), Servis Sepeda Motor Injeksi, dari 16 Februari – 29 Maret 2022 ( 35 hari/ 280 JP); Bahasa Inggris, dari 16 Februari -07 April 2022 (43 hari/ 340 JP), serta Pengelasan SMAW Posisi 3 G, dari 16 Februari – 07 April 2022 ( 43 hari/ 340 JP).
Hadi Pranoto juga menjelaskan, di tahun 2022 ini, Kabupaten Purworejo mendapatkan slot 25 paket pelatihan dengan sumber dana dari APBN.
“Untuk angkatan pertama ini, kita buat 9 paket pelatihan. Sisanya, akan dilaksanakan secara bertahap,” kata Hadi Pranoto.
Selain bersumber dana dari APBN, di UPT BLK Dinperintransnaker juga mengadakan pelatihan bersumber dana dari APBD tahun 2022, untuk 22 paket pelatihan.
“Saat ini sedang berjalan 6 paket pelatihan di desa-desa. Kita juga melakukan inovasi, dengan adanya pelatihan stir mobil dan satpam,” pungkas Hadi Pranoto. (Jon/adv)
