UMPurworejo Lepas Mahasiswa Magang Industri Kurikulum Merdeka Belajar di 11 Perusahaan Nasional

oleh
Pelaksanaan pembekalan secara daring terhadap 30 mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo yang akan melakukan magang industri, Jum'at (05/08/2022) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sebanyak 30 mahasiswa Prodi PTO (Pendidikan Teknik Otomotif) Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPurworejo) mengikuti pembekalan dan pelepasan magang industri, Jum’at (05/08/2022) yang dilakukan secara daring.

Dalam kegiatan yang juga dihadiri oleh Kaprodi PTO Dwi Jatmoko, M.Pd., itu, dibuka oleh Wakil Rektor 1 UMPurworejo, Dr. Siska Desy Fatmaryanti, M.Si., yang dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa magang industri yang nantinya dilaksanakan selama enam bulan atau satu semester ini merupakan awal dari jalannya beberapa Program Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka di Universitas Muhammadiyah Purworejo.

“Pesan saya, selalu jaga nama baik almamater UMPurworejo untuk selalu disiplin dan menaati tata tertib yang ada di industri. Besar harapan kami, bahwa di industri nantinya seluruh mahasiswa dapat mengimplementasikan budaya kerja industri dengan baik, karena nantinya dari magang ini mahasiswa dapat memasuki dunia kerja dengan lancar, khususnya setelah lulus dari sarjana pendidikan,” kata Siska di hadapan mahasiswa magang.

Dalam pelaksanaan berikutnya adalah pemaparan teknis yang disampaikan oleh Dr. Suyitno, M.Pd., yang menyampaikan bahwa dalam magang kerja selama 6 bulan tersebut mahasiswa diharapkan membuat proposal kegiatan magang, jurnal harian, dan laporan magang kerja. Nantinya industri dan UMPurworejo dapat mengetahui apa yang sudah dilakukan di industri, sehingga tujuan dari kegiatan magang tercapai secara maksimal.

Dan dari magang tersebut akan mengkonversi 16 SKS ataupun 6 mata kuliah yang sudah ditetapkan dan sesuai dengan capaian pembelajaran di Industri yaitu mata kuliah di semester lima ke atas. Selain mengkonversi 16 SKS juga akan melakukan pengambilan SKS di luar konversi pembelajaran di semester 5 ini, yang akan dilaksanakan secara blended learning.

“Dari pagi sampai sore mahasiswa akan belajar di industri dengan model pembelajaran industrial base learning, secara nyata akan belajar di industri dan menjadikan pengalaman belajar yang terbaik, sedangkan untuk sore atau malam mahasiswa akan menempuh jalur pembelajaran mata kuliah yang di luar konversi secara daring,” kata Suyitno.

Menurut Dwi Jatmoko, selain pembekalan dan pelepasan mahasiswa magang, dalam kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penyampaian teknis magang kerja di perusahaan nasional dan penjelasan pelaporan magang industri.

“Ini merupakan salah satu program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Dari 8 program yang ada diperguruan tinggi, salah satunya pelaksanaan kurikulum MBKM yaitu magang selama satu semester, dimana dalam kurikulum MBKM Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif mengambil Tiga Program yaitu asistensi mengajar, magang, dan kewirausahaan,” ujar Dwi Jatmoko, Senin (08/08/2022).

Dari 3 program tersebut, kata Dwi Jatmoko, yang dilaksanakan pada semester ini melalui program kompetisi kampus merdeka adalah magang kerja selama 6 bulan di perusahaan yang sudah berkerjasama (MoU) dengan Prodi Pendidikan Teknik Otomotif, dimana dari MoU Magang ini mempunyai tujuan untuk memberikan dan menambah wawasan dan pengalaman kerja mahasiswa, khususnya hard skill maupun soft skill sehingga mahasiswa dapat secara nyata bekerja di industri.

“Karena dengan model pembelajaran Industrial Base Learning (IBL) mahasiswa dapat secara nyata belajar di industri,” ujar Dwi Jatmoko.

Menurutnya, dengan adanya magang industri ini, otomatis sudah melaksanakan program Kurikulum Kampus Merdeka, dimana 30 mahasiswa ini pada Senin (08/08/2022) akan berangkat menuju perusahaan yang sudah menerima dan bekerjasama dengan Prodi PTO.

Dikesempatan semester ini 30 mahasiswa akan magang di PT KAI Persero Kutoarjo, PT Bumen Redja Abadi Kebumen, PT Bumen Redja Abadi Magelang, PT Astra International Daihatsu Cirebon, PT Quick Tractor Jaya Hidup Sentosa Yogyakarta, PT Metindo Era Sakti Bekasi, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia Jakarta, PT Samudera Perdana Semarang, PT Mitsubishi Lautan Berlian Jakarta, PT Nasmoco Magelang, dan PT Suzuki Ungaran Semarang. (Jon)