Tren Positif Meningkat, Pemkab Purworejo Siapkan Tiga Tempat Isolasi

    


Bupati Purworejo Agus Bastian saat meninjau GOR Sarwo Edi Wibowo, Senin (4/5), sebagai salah satu tempat yang akan dipergunakan untuk isolasi - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Untuk mengantisipasi meningkatnya warga Purworejo yang positif Covid-19, Pemkab Purworejo telah menyiapkan beberapa tempat untuk mengisolasi mereka.

Ketiga tempat yang telah disiapkan ini, Gedung Kesenian WR Soepratman, Gedung Olahraga (GOR) Sarwo Edhie Wibowo dan Balai Diklat Kutoarjo.

Hal itu diungkapkan Bupati Purworejo Agus Bastian, Senin (4/5), saat meninjau ketiga tempat yang akan dijadikan tempat isolasi tersebut.

“Hari ini saya meninjau kesiapan tempat isolasi di tiga tempat. Nanti akan kita rapikan semua, karena ini trennya sudah mulai meningkat,” kata Bupati Purworejo.

Turut mendampingi Bupati Purworejo dalam peninjauan tersebut, Kasi Intel Kejari Purworejo Zaenal Abidin, Kalak BPBD Drs Sutrisno, Plt Kepala Dinhub Bambang Gatot Seno Aji, dan Kabid Dinsosdukkbpppa Sigit Joko Purnomo.

Diperkirakan Bupati, dari ketiga tempat yang disiapkan tersebut dapat menampung sekitar 500 orang. Penambahan ini diperlukan, guna mengantisipasi dua tempat yakni RS dr Tjitrowardojo dan RS RAA Tjokronegoro sudah tidak bisa menampung lagi.

“Khusus bagi pemudik, nanti akan kita tempatkan di GOR Sarwo Edhie Wibowo. Setelah menjalani karantina, baru boleh kembali ke kampung halamannya. Kita berharap trend penyebaran Covid-19 di Purworejo dapat menurun dan segera berakhir,” jelas Bupati.

Dijelaskan, sampai dengan Minggu (3/5), pukul 18.00 Wib, ada 30.857 pemudik yang tercatat telah memasuki Kabupaten Purworejo selama penetapan status tanggap darurat bencana Covid-19. Sebagian pemudik berasal dari di wilayah-wilayah episentrum Covid-19. (Jon)