Tega Nian Ibu di Tabanan ini, Gegara Bandel Anak Sendiri Dirantai Leher dan Kakinya

oleh
Kabid Humas Polda Bali Kombes Satake Bayu - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Beredar di media sosial dua bocah diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh ibu kandungnya. Dalam video yang beredar menyebutkan korban Anak laki-laki berinisial DH (6) dan adiknya DS (3) ditemukan oleh warga dalam rumah dengan kondisi leher dan kaki dirantai, Sabtu, 22 Oktober 2022 sekitar pukul 20.00.

Menurut informasi, kejadian tersebut di Jalan Walet, Banjar Gerang Pasekan, Desa Dajan Peken, Tabanan.

Kejadian tersebut awalnya diketahui oleh salah seorang warga, Sunardi Wahyu Putra (60). Saat itu dia menuju Masjid dan melihat lampu rumah di TKP tidak menyala, dan terdengar suara tangisan anak dari dalam rumah.

Sunardi lalu memanggil warga lainnya untuk mengecek ke dalam rumah dengan cara melompat pagar. Dan saksi melihat di depan jendela rumah ada seorang anak yakni DH dalam kondisi telanjang dada dengan menggunakan pampers, leher dan kaki terikat rantai tergembok besi dikaitkan ke kusen jendela.

“Ya benar ada laporan panganiayaan anak itu. Pelakunya diduga ibu kandungnya dan saat ini masih dilakukan pemeriksaan,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Satake Bayu.

Ia menambahkan, motif pelaku melakukan kekerasan dengan merantai leher dan kaki anak agar jera dan tidak berbuat nakal. Kasus penganiayaan tersebut telah ditangani Polres Tabanan. (Way)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS