KORANJURI.COM – Dari target 100 persen, capaian kegiatan fisik yang ada di Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Kabupaten Purworejo di akhir tahun anggaran 2022 mencapai 99,92 persen. Kegiatan itu ada di bidang Bina Marga, Cipta Karya, Sumberdaya Air dan kegiatan di Tata Ruang.
Sementara untuk penyerapan anggaran secara keseluruhan, dari total anggaran Rp 254.670.277.178,- serapan anggarannya mencapai Rp 246.998.806.292,- atau di angka 96,99 persen.
Demikian dijelaskan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Purworejo, Suranto, S.Sos, M.PA, Kamis (05/01/2023).
“Adapun satu kegiatan di perubahan anggaran tidak bisa terlaksana karena adanya nonmeklatur terkait dengan SPAM. Harusnya SPAM pedesaan, yang ada SPAM perkotaan. Sehingga satu hibah kepada masyarakat Desa Sumber, Kecamatan Pituruh, belum bisa dilaksanakan. Dan ini prosentasenya 0,08 persen,” jelas Suranto sambil menyebut, harapannya hibah tersebut bisa terealisasikan di 2023 perubahan.
Menurut Suranto, karena banyak kegiatan di PUPR yang sifatnya lelang, dimana disitu ada sisa tender dan sebagainya sehingga didapat realisasi anggaran di 96,99 persen. Tapi secara fisik capaian yang didapat diangka 99, 92 persen.
Beberapa kegiatan fisik yang ada di Dinas PUPR ini, kata Suranto, pada bidang Bina Marga dengan sumber dana DAK reguler, diantaranya peningkatan ataupun rehabilitasi Jalan Diponegoro, jalan Gintungan-Gebang, jalan Karangrejo-Tridadi maupun jalan Girijoyo-Bruno. Dari dana DAK tematik, diantaranya peningkatan jalan Klepu-Pituruh serta pengembangan wisata Purwodadi -Bubutan.
Dari APBD kabupaten, diantaranya pembangunan jembatan Kaliwungu Lor, Jembatan Si Gondok, Jembatan Gowong, Jembatan Semawung dan beberapa titik peningkatan dan rehabilitasi jalan.
“Untuk kegiatan fisik bersumber dana dari Bankeu Propinsi, diantaranya peningkatan jalan Cangkrep -Kemanukan, Bagelen-Soko maupun Kaliboto-Guntur. Semuanya ada 7 kegiatan dan sudah terselesaikan,” ungkap Suranto.
Untuk bidang Sumberdaya Air, dengan alokasi dana DAK terselesaikan tanggal 26 Desember 2022, yakni DI Kebangsan. Adapun untuk pembangunan gedung publik, yakni rehabilitasi gedung DPRD, lanjutan pembangunan gedung Disdikbud di komplek Setda Kabupaten Purworejo, pembangunan kantor kecamatan Grabag, pembangunan kantor Kelurahan Bandungrejo (Kutoarjo) serta pembangunan kantor kelurahan Bayem (Kutoarjo).
“Harapan kami, mudah-mudahan infrastruktur-infrastruktur yang dibangun pemerintah bisa bermanfaat buat masyarakat khususnya jalan, jembatan dan irigasi serta gedung karena berdampak langsung perekonomian masyarakat,” pungkas Suranto. (Jon)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS





