KORANJURI.COM – Tahanan titipan pengadilan di Lapas Sarolangun, Jambi, yang kabur dengan cara memanjat tembok ornamen blok saat mengikuti ibadah salat dzuhur berhasil dibujuk pulang kembali ke Lapas.
Kepala Lapas Sarolangun Irwan, turun langsung ke lapangan memimpin jalannya penjemputan tahanan tersebut. Irwan mengatakan, proses penjemputan dilakukan kekerasan.
“Kami bersyukur warga desa Batu Ampar sangat kooperatif tidak ada yang menghalangi petugas. Aparat desa juga menerima kami secara baik-baik dengan mengedepankan dialog dan penyelesaian baik,” kata Irwan.
Pihaknya mengapresiasi seluruh petugas Lapas Sarolangun yang telah melakukan koordinasi dengan semua pihak. Sehingga keberadaan tahanan yang kabur dapat dideteksi kurang dari 12 jam.
“Yang terpenting dari semua proses ini adalah tahanan yang bersangkutan dapat dibujuk secara persuasif, agar mau menyerahkan diri secara baik-baik dan kembali ke Lapas dengan jaminan keamanan langsung dari Kalapas,” ujarnya.
Kalapas menambahkan, pihaknya akan melakukan stabilisasi kondisi di area Lapas Sarolangun. (Bob)
