Sukses Adakan Pelatihan, BLK Purworejo Bantu Salurkan Kerja Para Alumni

oleh
Para peserta tengah mengikuti pelatihan dari UPT BLK Dinperintransnaker Kabupaten Purworejo, bersumber dana dari APBD - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Selama tahun 2022, UPT BLK Dinperintransnaker Kabupaten Purworejo sukses menyelenggarakan pelatihan berbasis kompetensi, dengan sumber dana dari APBD maupun APBN.

Untuk pelatihan dengan dana APBD yang bersumber dari DAU, ada 14 paket pelatihan meliputi Pelatihan Satpam (UPT-BLK Purworejo), Pelatihan Stir Mobil (UPT BLK Purworejo), Prosesing(PAC Fatayat NU Gebang), Menjahit (RRt Fatayat NU Kel Lugosobo), Prosesing (Wingkosanggrahan, Ngombol), Menjahit (Kedungagung, Butuh), Prosesing (Kuwukan, Ngombol).

Processing (Medono, Bener), Prosesing (PAC Fatayat NU Loano), Prosesing (Tursino, Kutoarjo), Teknik Sepeda Motor (Cengkawakrejo, Banyuurip), Bordir (Kedungpoh, Loano), Prosesing (Wasiat, Ngombol) dan Perhotelan (UPT BLK Purworejo).

Untuk pelatihan APBD lainnya yang bersumber dana dari DBHCHT (Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau), ada 16 paket pelatihan, dimana untuk lokasinya sesuai perbup, syaratnya di lokasi itu merupakan petani tembakau ataupun ada IKM sentral industri rokok.

Ke-enam belas paket ini, Las (Jono, Bayan), Prosesing (Pekutan, Bayan), Sablon (Pacekelan, Purworejo), Teknisi Sepeda Motor (Kemanukan, Bagelen), Menjahit (Ketangi, Purwodadi), Las (Pucang Agung, Bayan), Prosesing (Ketawangrejo, Grabag), Menjahit (Bugel, Bagelen), Prosesing (Ketug, Butuh)

Listrik (Jenar Wetan, Purwodadi), Las (Klandaran, Ngombol), Sablon (Tepus Wetan, Kutoarjo), Prosesing (Kemiri-Kemiri), Listrik (Sambeng, Bayan), Menjahit (Bakurejo, Grabag) dan Prosesing (Bedono Karangduwur, Kemiri).

“Khusus yang pelatihan bersumber dana dari APBD ini, harapannya mereka bisa usaha mandiri usai menjalani pelatihan,” jelas Kepala UPT BLK Dinperintransnaker Kabupaten Purworejo, Sudarman, S.Sos, Jum’at (30/12/2022)

Untuk pelatihan berbasis kompetensi bersumber dana dari APBN, kata Sudarman, di tahun 2022 ini pihaknya mendapat 25 paket pelatihan yang dibagi menjadi 6 angkatan dengan kejuruan meliputi Pembuatan Roti dan Kue, Administrasi Perkantoran, Menjahit Dasar, Teknisi Telpon Seluler, Drafter, Sepeda Motor Injeksi, Las, Bahasa Inggris, Teknisi Audio Video, Desain Grafis, Pengoperasian Mesin Bubut, Practical Office Advance, Sepeda Motor Konvensional, Teknisi Refrigerasi, Otomasi Listrik Industri, Pemrograman WEB, Perhotelan, Menjahit Pakaian Wanita Dewasa.

Sudarman menyebut, out put dari pelatihan ketrampilan berbasis kompetensi bersumber dana dari APBN ini, mereka bisa terserap di dunia kerja. Dalam hal ini, untuk penyaluran alumni di dunia kerja, BLK Purworejo bekerjasama dengan BLK Surakarta.

“Dari paket-paket yang dilatih, jika ada proses rekrutmen selalu diikutkan. Untuk penempatan tergantung perusahaan dan hasil testnya tergantung siswanya sendiri sejauhmana kompetensinya,” ujar Sudarman, sambil menambahkan, pihaknya selalu berusaha semaksimal mungkin.

Disampaikan oleh Sudarman, dari 68 persen target yang ditentukan untuk penyerapan alumni, dari BLK Purworejo hanya mampu mencapai 53 persen. Hal ini disebabkan karena Purworejo bukan merupakan kawasan industri, sehingga tak ada perusahaan besar disini.

“Kalaupun ada, karena perusahaan kecil, menjadikan lowongan terbatas sehingga malah menjadikan persaingan,” ungkap Sudarman.

Disebutkan, para peserta usai menjalani pelatihan, akan mendapatkan sertifikat uji kompetensi dari BNSP, setelah mereka menjalani test uji kompetensi yang diselenggarakan oleh LSP.

“Harapannya tentunya kita harus sinergi dalam mengembangkan BLK. Dalam pelatihan-pelatihan yang kita gelar bisa match dengan dunia industri,” terang Sudarman.

Menurutnya, peralatan yang dimiliki BLK akan diupdate terus mengikuti perkembangan jaman atau dunia industri. Selangkah demi selangkah, pihaknya berusaha untuk untuk bisa mensejajarkan BLK dengan dunia industri.

“Mesin bubut yang kita miliki 3. Di tahun 2022 dapat bantuan 2 dari Pemda dan 2023 kita akan mendapat 1 lagi,” pungkas Sudarman. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS