KORANJURI.COM – Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun pelajaran 2025/2026 secara resmi menggantikan sistem PPDB. Untuk Tingkat SMA/SMK di Provinsi Bali, pendaftaran mulai dibuka secara online pada 30 Juni-4 Juli 2025 secara online melalui situs SPMB Provinsi Bali yang dapat diakses selama 24 jam.
Selanjutnya, hasil penerimaan akan diumumkan pada 12 Juli 2025 secara online. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali IKN Boy Jayawibawa mengatakan, bagi siswa yang diterima di sekolah negeri diwajibkan mendaftar ulang langsung di sekolah, mulai 14-15-16 Juli 2025.
“Datftar ulang dilakukan langsung di sekolah tujuan dengan membawa data asli untuk diverifikasi,” kata Boy, Rabu (14/5/2025).
Boy menambahkan, dalam sistem SPMB siswa dapat memilih minimal 3 sekolah SMA/SMK. Pengalaman tahun lalu, kata Boy, siswa hanya boleh memilih pilih satu sekolah sesuai jalur yang ada.
Jalur yang ditetapkan adalah Jalur Domisili, Jalur Afirmasi, Jalur Prestasi, dan Jalur Mutasi. Namun menurutnya, jalur domisili, bukan berarti boleh menggunakan surat keterangan domisili.
“Itu justru tidak kami terima, syaratnya tetap harus menggunakan KK. Selain itu, bobot nilai rapor juga jadi acuan utama, sekalipun ada siswa dengan jarak domisili lebih jauh dari sekolah, tapi nilai rapor lebih tinggi, dia yang akan diterima,” jelas Boy.
Untuk jalur domisili, kuota yang ditetapkan sebesar 30 persen, dengan kartu keluarga yang diterbitkan paling singkat 1 tahun sebelumnya. Sedangkan pada jalur afirmasi kuota sebesar 30 persen, jalur prestasi 35 persen, dan jalur mutasi perpindahan orang tua 5 persen.
Untuk jalur prestasi dengan sertifikat, kata Boy, juga berlaku pembobotan melalui aplikasi. Ia mengungkapkan, pembobotan melalui aplikasi dilakukan secara transparan. Sistem menilai bukan secara perorangan tapi nilai pembobotan sertifikat yang dilampirkan.
“Misalnya tampil di PKB, apakah mereka juara, atau sekedar jadi panitia, atau cuma ikut di pawai saja, ada pembobotannya nanti. Yang jelas, ini menjadi perhatian kita dalam rangka keberpihakan kita pada seni budaya Bali,” jelas Boy Jayawibawa. (Way)
