SMPN 15 Purworejo Gelar Pameran Seni Rupa Siswa ‘Langkah Awal’

oleh
Para penari berfoto bersama usai tampil dalam pembukaan Pameran Seni Rupa Siswa 'Langkah Awal' SMPN 15 Purworejo, Rabu (24/05/2023) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – SMPN 15 Purworejo menggelar Pameran Seni Rupa Siswa bertajuk ‘Langkah Awal`. Bertempat di aula setempat, kegiatan pameran dibuka secara seremonial oleh Kepala Sekolah Betty Indah Daluliyah, S.Pd., M.M.Pd., Rabu (24/05/2023), yang ditandai dengan goresan cat di kain kanvas.

Dalam kesempatan tersebut Betty menyampaikan, bahwa kegiatan pameran seni rupa yang dipadukan dengan pameran produk P5 itu, merupakan kolaborasi dari siswa kelas 9 dan kelas 7.

“Ini baru langkah awal, pameran hasil karya siswa dalam skala besar. Diharapkan ini menjadi agenda rutin tahunan sekolah,” ujar Betty.

Kepala sekolah juga memberikan apresiasi tersendiri bagi panitia kegiatan, karena semua murni dilakukan oleh siswa kelas 9. Hal itu bertujuan, selain untuk melatih kepercayaan diri, juga menanamkan karakter pada siswa dalam bertanggungjawab dan kerjasama.

Betty mengungkapkan, dalam pemeran produk P5 bertema Kearifan Lokal ini, siswa kelas 7 menampilkan seni tari serta aneka kerajinan berbahan limbah dari kelapa. Karena SMPN 15 Purworejo dulu pernah menjadi sekolah Adiwiyata, maka dalam ajang ini juga ditampilkan budidaya anggrek oleh siswa dan tim Adiwiyata.

Kepala SMPN 15 Purworejo Betty Indah Daluliyah, S.Pd., M.M.Pd., menunjukkan salah satu karya produk P5 bertema Kearifan Lokal berbahan limbah kelapa - foto: Koranjuri.com
Kepala SMPN 15 Purworejo Betty Indah Daluliyah, S.Pd., M.M.Pd., menunjukkan salah satu karya produk P5 bertema Kearifan Lokal berbahan limbah kelapa – foto: Koranjuri.com

“Rencana kedepan budidaya anggrek ini untuk wirausaha, sehingga hasilnya bisa diperjualbelikan dan dilabeli,” kata Betty.

Dalam pameran ini, setiap kelas menampilkan hasil karya masing-masing siswa. Pameran sendiri akan berlangsung selama seminggu, dari Rabu (24/05/2023) hingga Rabu (31/05/2023), dengan sasaran pengunjung siswa dan orangtua siswa serta guru/karyawan sekolah.

“Pameran akan berlangsung saat kenaikan kelas dan perpisahan kelas 9. Diharapkan para orangtua siswa dalam kesempatan tersebut bisa melihat-lihat pameran. Tentunya ini sebuah kebanggaan sendiri bagi siswa,” jelas Betty.

Direncakan juga kedepannya, selain memamerkannya hasil karya seni rupa siswa, dalam pameran siswa bisa menjual aneka produk makanan ataupun minuman, sehingga bisa menghasilkan secara ekonomi. Hal ini bertujuan melatih siswa untuk berwirausaha.

“Harapan saya kedepannya biar anak kreatif. Setelah kreatif, siapa tahu bisa dipakai untuk hidup dengan berwirausaha dan menghasilkan cuan,” kata Betty, yang menyempatkan diri mengunjungi masing-masing stand untuk melihat hasil karya siswa.

Joni Eko Waluyo S.Pd., M.M.Pd., selaku guru seni budaya menyebut, pameran seni rupa siswa ‘Langkah Awal’ ini merupakan implementasi dari belajar siswa dalam mengomunikasikan hasil karya seni rupa kepada orang lain.

Momen pameran ini diberi nama Langkah Awal, kata Joni, memiliki maksud sebagai langkah awal memotivasi semua siswa dan stakeholder dalam rangka melaksanakan kurikulum merdeka belajar-merdeka mengajar. Diharapkan untuk kedepannya, kegiatan ini bisa diselenggarakan dengan lebih baik lagi.

“Untuk kelas 9, siswa menampilkan lukisan, gambar dan vignet. Kelas 7, menampilkan produk P5 berbahan limbah kelapa, seperti alat untuk membersihkan kasur, tas, vas bunga, asbak juga ukiran,” jelas Joni.

Menurut Joni, selaku guru pembimbing, tujuan kegiatan tersebut untuk semangat siswa dalam berapresiasi karya seni rupa, melatih bekerjasama, melatih siswa mandiri, bertanggungjawab pada tugas yang diberikan dan menumbuhkan karakter halus, peka, teliti melalui estetis.

“Membentuk siswa memiliki jiwa keindahan,” ungkap Joni, sambil menyebut, selama pelaksanaan pameran juga ada kegiatan lomba melukis/gambar dengan tema lingkungan sekolah untuk siswa kelas 9, yang akan diambil hasil terbaik 1 hingga 3.

Mia Viana Endra Saputri, siswa kelas 9C selaku ketua panitia menjelaskan, kegiatan pemeran dibuka dengan penampilan dari kelas 7B, yang menampilkan 4 tarian, yakni ijo lumut, ndodok jimpit, indo mei dan suja. Para penari ini memakai pakaian tradisional dengan menampilkan tarian hasil kreasi siswa.

“Kita berharap tahun depan siswa kelas 8 juga bisa ikut dalam pameran ini,” pungkas Viana, didampingi wakil ketua, Delingga dari 9D. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS