KORANJURI.COM – SMK Unggulan An Nawawi Purworejo yang berada di Dusun Mlilir, Desa Jetis, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo resmi beroperasi. Ijin operasional sekolah baru ini telah keluar
Pemprov Jateng melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu telah mengeluarkan SK bernomor: 420/962/2023 tentang Ijin pendirian satuan pendidikan menengah kejuruan (SMK) An Nawawi Purworejo tertanggal 31 Juli 2023.
Abdul Fatah, S.Sy., M.E. selaku Kepala SMK Unggulan An Nawawi Purworejo mengaku sangat bersyukur, surat ijin operasional sekolah yang dikelolanya sudah keluar. Disampaikan, sekolah baru ini sudah menerima peserta didik baru di tahun pelajaran 2023/2024 ini.
“Tahun ini kita sudah menerima 58 siswa baru yang terbagi dalam dua kelas, putra dan putri untuk dua kompetensi keahlian, Desain Komunikasi Visual serta Desain dan Produksi Busana,” jelas Fatah, Kamis (03/08/2023).
Sebagai sekolah unggulan, SMK Unggulan An Nawawi Purworejo memiliki keunggulan tersendiri. Sekolah ini menerapkan Boarding school dengan pengajaran bilingual dua bahasa, Arab dan Inggris, dilengkapi tempat asrama VIP dengan kalangan pesantren .
Pendidikan di SMK Unggulan An Nawawi Purworejo ini, menurut Fatah, merupakan perpaduan Kurikulum Merdeka dengan Kurikulum Pesantren. Jadi siswa disini meksipun dia nantinya juga siap di industri tapi juga mempunyai bekal kepesantrenan atau keilmuan-keilmuan pesantren seperti Fiqih, Tauhid, dan lain sebagainya.
“Sebagai pembekalan dasar supaya di dunia kerja nanti mereka mampu bersaing dengan yang lain, minimal mempunyai basic English Arabic dan dasar keagamaan yang kuat,” ungkap Fatah.
Sebagai sarana pendukung, disini disediakan asrama untuk putra dan putri. Setiap kamar untuk putri diisi 4 orang dengan 4 bed serta dilengkapi dengan kamar mandi dalam. Untuk asrama putra, saat ini masih dalam tahap pembangunan. Sementara, saat ini masih diisi 10 orang dengan 10 bed.
Sebagai wujud pelayanan lainnya, terang Fatah, pihak sekolah bekerja sama dengan klinik An Nawawi Berjan Purworejo untuk cek kesehatan rutin perbulannya.
Sebagai sarana pendukung pembelajaran, saat ini sekolah memiliki 1 laboratorium komputer berisikan 20 komputer yang bisa dipergunakan untuk praktik jurusan Desain Komunikasi Visual dan 1 lab busana yang masih dalam tahap penyempurnaan berisi 6 mesin jahit dan 2 mesin obras.
“Target kami memberikan pelayanan yang terbaik dan nantinya mereka bisa mengikuti keseluruhan pembelajaran secara nyaman. Tahun depan kita siap bersaing dengan sekolah lainnya di Purworejo,” pungkas Fatah, yang akan terus melakukan penyempurnaan pembangunan dan sarana prasarana penunjang pembelajaran. (Jon)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS





