SMK Kesehatan Purworejo Miliki Posbindu PTM

oleh
Kepala Puskesmas Mranti, Fahrudin, saat menyerahkan SK pelantikan kader Posbindu PTM, kepada Kepala SMK Kesehatan Purworejo, Nuryadin, Senin (18/11) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sebanyak 15 orang anggota kader Posbindu PTM (Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular) SMK Kesehatan Purworejo, resmi dilantik.

Pelantikan dilakukan oleh Kepala Puskesmas Mranti, Fahrudin, SKM, M.Kes, Senin (18/11), dalam sebuah upacara, ditandai dengan penandatanganan surat keputusan dan penyerahan sertifikat, yang diterima oleh Kepala SMK Kesehatan Purworejo Nuryadin, S.Sos, MPd.

Kelimabelas anggota kader Posbindu PTM ini, merupakan guru SMK Kesehatan Purworejo. Sebelum resmi dilantik, mereka telah menjalani Diklat selama sehari pada bulan Oktober lalu, dengan materi pelatihan, meliputi teknik pemeriksaan dengan alat body fat.

“Tugas kader Posbindu PTM ini, mendeteksi dini/skrining terhadap siswa dan guru dalam usia produktif (15-54 tahun), pada penyakit tidak menular, seperti hipertensi, gula darah, kolesterol, maupun obesitas,” jelas Nuryadin usai pelantikan.

Diharapkan, kata Nuryadin, para kader ini memeriksa siswa dan guru sebulan sekali. Sesuai tugasnya, hanya memeriksa. Seandainya ditemukan sesuatu yang perlu dilakukan tindakan medis, mereka akan merujuknya ke Puskesmas Mranti.

Nuryadin menyambut baik kerjasama dengan Puskesmas Mranti tersebut. Diharapkan pada para kader untuk bisa mensosialisasikan apa yang didapat selama Diklat, baik terhadap siswa maupun sesama guru.

Sementara itu, Fahrudin menjelaskan, latar belakang dari pembentukan Posbindu PTM tersebut, karena makin kompleksnya masalah kesehatan. Terjadinya pergeseran pola penyakit, dari penyakit menular ke penyakit tidak menular.

“Tujuan dari Posbindu ini, untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan penemuan dini faktor resiko penyakit tidak menular,” jelas Fahrudin.

Dasar hukum dari Posbindu ini, menurut Fahrudin, Permenkes no 43 tahun 2016, tentang standar pelayanan minimal. Ditargetkan, ada pembentukan 10 Posbindu pada sekolah-sekolah pada wilayah kerja Puskesmas Mranti. Dan di SMK Kesehatan Purworejo, merupakan yang ketiga pembentukan Posbindu. (Jon)