Siapkan Kelas Industri, SMKN 8 Purworejo Teken MoU dengan PT Sun Star Prima Motor

oleh
Kepala SMKN 8 Purworejo Wahyono, S.Pd., M.Pd., dan Rudy Kurniawan dari PT Sun Star Prima Motor Cikarang menunjukkan naskah kerjasama usai penandatanganan MoU - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Untuk menyelaraskan kurikulum dengan dunia industri dalam rangka pembentukan kelas industri, SMKN 8 Purworejo yang saat ini menjadi SMK PK (Pusat Keunggulan), menandatangani MoU atau naskah kerjasama dengan PT Sun Star Prima Motor Training Center Cikarang, Selasa (11/10/2022).

Dari kedua belah pihak, SMKN 8 Purworejo diwakili Wahyono, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala Sekolah, dan dari PT Sun Star Prima Motor Cikarang diwakili Rudy Kurniawan.

Penandatanganan MoU juga disaksikan Achmad Chamdani, S.Pd., M.Pd., selaku pengawas SMK dari Dinas Pendidikan Wilayah VIII Jateng, serta Dwi Jatmoko, M.Pd., selaku perguruan tinggi pendamping.

Atas penandatanganan MoU ini, Achmad Chamdani selaku pengawas mengucapkan selamat, yang dilanjutkan dengan penyusunan kurikulum bersama, dengan tujuan supaya kompetensi yang ada di industri itu sama dengan kompetensi yang ada di sekolah

“Muaranya nanti tamatan SMKN 8 Purworejo nanti bisa terserap di industri yaitu salah satunya industri Mitsubishi. Tujuannya SMK PK, tamatannya bisa terserap di dunia industri, dan SMK wajib MoU dengan industri,” kata Achmad Chamdani.

Penandatanganan MoU tentang penyelarasan kurikulum antara SMKN 8 Purworejo yang diwakili Kepala Sekolah Wahyono, S.Pd., M.Pd., dengan PT Sun Star Prima Motor Cikarang yang diwakili Rudy Kurniawan, Selasa (11/10/2022) – foto: Sujono/Koranjuri.com

Usai MoU Wahyono menjelaskan, bahwa acara tersebut murni untuk informasi update teknologi dari perusahaan, agar guru-guru produktif terutama otomotif yang ada di SMKN 8 Purworejo, tidak ketinggalan jaman dengan teknologi terbaru.

“Kebetulan dari PT Sun Star Prima Motor Cikarang memberikan informasi update teknologi dari mobil Mitsubishi. Dan sekaligus ini MoU antara sekolah dan perusahaan yang nanti akan ditindaklanjuti dengan penyelarasan, dan endingnya dari situ nanti terbentuk kelas khusus industri anak-anak TKR,” ujar Wahyono sambil menyebut, kelas industri ini akan dimulai di kelas XI.

Kata Wahyono, sebagai satu-satunya sekolah negeri di Purworejo yang menjadi SMK PK, SMKN 8 Purworejo harus memiliki kelebihan baik daya dukung Sarana atau teknologi maupun SDM nya. Adanya MoU ini, diharapkan SMKN 8 Purworejo bisa menjadi pionir adanya kelas industri hasil kerjasama dengan PT Sun Star Prima Motor Cikarang.

“Harapannya, animo pendaftar bisa meningkat, dan selalu ada update teknologi yang baru, serta anak-anak yang ada disini bisa ada jaminan kerja,” terang Wahyono.

Dwi Jatmoko dari perguruan tinggi pendamping SMKN 8 Purworejo dalam SMK PK menyebut, pihaknya akan memberikan tanggapan dan masukan terkait bagaimana pelaksanaan super link and match 8+i, terkait dengan MoU tersebut.

“Begitu juga dengan penyelarasan kurikulum, dimana tidak hanya penyelarasan capaian pembelajaran saja tapi bagaimana implementasi dari praktek kerja lapangan, guru tamu, riset bersama iduka dan lainnya yang sudah masuk dalam 8+i,” kata Dwi Jatmoko.

Rudy Kurniawan selaku perwakilan dari PT Sun Star Prima Motor Training Center Cikarang menjelaskan, ada 9 item yang tertuang dalam MoU tersebut terkait dengan penyelarasan kurikulum dengan dunia industri.

9 item ini, pelatihan untuk siswa, tempat PKL siswa, tempat magang OJT (on job training) guru di lingkungan dealer Mitsubishi, guru tamu, uji kompetensi, kunjungan industri, sinkronisasi kurikulum, pembentukan kelas industri, dan teaching factory.

“Jadi kita mendidik anak-anak ini beretika, berattitude, penerapan 5R dan K3. Jadi di lingkungan sekolah, nantinya orientasi 5R dan K3 itu seperti di industri,” jelas Rudy.

Dia berharap, dengan adanya MoU penyelarasan kurikulum dengan industri ini, SMKN 8 Purworejo akan menghasilkan anak-anak yang berkompeten, tentunya di praktek dan teori yang sudah disepakati kurikulumnya, sehingga nantinya skill yang ada di Mitsubishi benar-benar maksimal. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS