KORANJURI.COM – Teater Mini yang didirikan oleh tokoh dan pelopor drama klasik Bali Ida Bagus Anom Ranuara, punya peran penting membentuk karakter di usia dini.
Seniman yang juga Ketua TP PKK Bali Putri Suastini Koster mengungkapkan dirinya ada kedekatan dengan teater tersebut. Menurut Putri Koster, dirinya mengasah karakter seninya di teater tersebut sejak usia muda.
“Di sini saya belajar seni peran, membaca puisi, hingga tampil sebagai pembawa acara. Pengalaman tersebut membentuk kepercayaan diri dan karakter saya hingga hari ini,” kata Putri Koster, Rabu (18/6/2025).
Seni peran bukan sekadar hiburan tapi sebagai sarana pendidikan karakter yang efektif bagi generasi muda. Keterlibatan secara serius dalam wadah seni akan mempertajam talenta, sekaligus membentuk mental dan kepribadian yang kuat.
“Tanpa pengalaman seni sejak dini, mungkin saya tidak akan memiliki keberanian berbicara di depan publik sebagaimana sekarang,” jelasnya.
Dalam perkembangannya, teater mini diasuh oleh pecinta teater yang juga sebagai Direktur Jasa Marga Bali Tol. Putri Koster memberikan apresiasi terhadap dukungan yang diberikan karena dapat memperkuat keberadaan teater dan membina anak muda terus berkarya di jalur seni.
Acara HUT Teater Mini Ke-47 Peringatan HUT Teater Mini turut dihadiri oleh pimpinan Sanggar Kukuruyuk Made Taro. Serta, para pelaku seni peran dan teater dari Kota Denpasar.
Dalam memperingati perjalanan 47 tahun, ditampilkan penayangan dokumentasi drama klasik Dewi Sukesi. Pembacaan puisi dibawakan oleh perwakilan komunitas Teater Angin.
“Selamat ulang tahun ke-47 Teater Mini. Semoga tetap menjadi ruang yang terbuka bagi generasi muda dalam mengasah bakat dan membangun karakter melalui seni,” harapnya. (*).
