Sekda: Kesadaran Data Jadi Basis Kebijakan Publik di Provinsi Bali

oleh
Sekda Provinsi Bali I Dewa Made Indra - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Bali terpilih sebagai lokasi Benchmarking Sistem Statistik Nasional 2024 yang diinisiasi Badan Pusat Statistik (BPS) RI.

Sekda Provinsi Bali I Dewa Made Indra mengatakan, Provinsi Bali sebelumnya meraih posisi terbaik dalam Indeks Pembangunan Statistik (IPS) di tanah air.

“Ini yang jadi alasan Bali dipilih jadi lokasi benchmarking. Kami intens berkomunikasi dan bersinergi bersama BPS RI sebagai pembina di kabupaten/kota,” kata Dewa Indra di Denpasar, Kamis (11/7/2024).

Terkait pencapaian provinsi Bali meraih prestasi terbaik untuk Indeks Pembangunan Statistik menurut Dewa Indra, hal itu karena ada komitmen.

Ia menyebut, tidak ada waktu lagi mendesain kebijakan publik hanya berdasarkan pengetahuan yang dimiliki saat ini. Namun harus berdasarkan data.

Kesadaran akan data sangat penting untuk dijadikan basis pembuatan kebijakan publik. Menurutnya, Bali pernah mengalami turbulensi perekonomian. Mesin pertumbuhan ekonomi utama Bali yakni pariwisata nyatanya sangat rentan terhadap tekanan.

Ia mencontohkan, penyakit kolera yang menjangkiti beberapa orang berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan. Travel advisor yang dikeluarkan beberapa negara berkembang jadi isu besar di Bali.

Momen lain, Dewa Indra menyebut erupsi Gunung Agung berpengaruh pada kunjungan wisman. Negara luar bahkan mengeluarkan travel banned yang mengakibatkan pariwisata Bali anjlok.

“Lalu ada Covid-19, perjalanan dilarang dan ekonomi Bali langsung terjun bebas mengalami kontraksi hebat,” ujarnya.

Pemprov Bali hampir 100 persen meninggalkan sistem manual. Kantor virtual diberlakukan, antar perangkat daerah dan tidak ada lagi pergerakan dokumen kecuali menyangkut administrasi keuangan.

“Tanda tangan basah kita sudah batasi, dan ini membuat sistem pemerintahan yang lebih lincah,” ujar Dewa Indra.

Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS Imam Machdi mengatakan, big data harus dimanfaatkan di tengah cepatnya perubahan di berbagai bidang.

“Terutama yang berimbas pada kesejahteraan masyarakat, ini yang perlu kita tangkap dalam data dalam membantu pemerintah pusat dan daerah untuk menyusun kebijakan yang tepat,” kata Imam.

Menurut Imam, Bali salah satu penyelenggara statistik sektoral terbaik di Indonesia jadi cerminan untuk daerah lain.

“Saya sangat berharap kita disini tak hanya spending knowledge namun juga memahami budaya Bali secara umum,” kata Imam Machdi. (Way)