Satgas Kodam IX/Udayana Kawal Repatriasi Pekerja Kapal Pesiar di Bandara Ngurah Rai

    


Petugas KKP dan Satgas Penanggulangan Covid-19 dari Prajurit Denkav 4/SP Kodam IX/Udayana melakukan pengamanan, pemeriksaan suhu tubuh serta wawancara singkat terkait riwayat perjalanan penumpang - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Bandara Ngurah Rai Bali menjadi salah satu titik debarkasi pekerja migran kapal pesiar. Sabtu (9/5/2020) ratusan pekerja kapal pesiar turun melalui bandara terbesar di Pulau Bali.

Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G., menjelaskan, Satgas Kodam IX/Udayana mengawal repatriasi.

“Kepulangan para PMI tersebut dikarenakan semakin meningkat penyebaran Virus Corona (Covid-19) di seluruh dunia,” jelas Jonny, Minggu, 10 Mei 2020.

Ratusan pekerja migran kapal pesiar itu merupakan ABK Kapal Pesiar Dream Explorer, Jewel of The Seas dan Celebrity Contellation, yang tiba dari Jakarta.

Kapendam menambahkan, ABK yang terbang ke Bali dari Jakarta diperbolehkan pulang ke tempat asalnya masing-masing, setelah menjalani pemeriksaan ketat oleh tim kesehatan di Pelabuhan Jakarta International Container Terminal (JICT) Tanjung Priok, Jakarta.

“Protap kesehatan diberlakukan di Pos Pemeriksaan Kesehatan Kedatangan Domestik,” jelas Jonny.

Selanjutnya petugas KKP dan Satgas Penanggulangan Covid-19 dari Prajurit Denkav 4/SP Kodam IX/Udayana melakukan pengamanan, pemeriksaan suhu tubuh serta wawancara singkat terkait riwayat perjalanan penumpang.

Menurutnya, Kodam IX/Udayana tetap melakukan pengawasan terhadap repatriasi PMI maupun warga yang bepergian. Khususnya, pengawasan dan pengamanan di pintu masuk Bandara maupun Pelabuhan.

Menurut Kapendam, pihaknya akan selalu melaksanakan koordinasi dengan pihak-pihak terkait lainnya yang tergabung pada Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali. (*)